PALEMBANG, fornews.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel mendapatkan bantuan untuk pencegahan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Kali ini bantuan berasal dari Tiongkok, berupa bor, pompa, pakaian anti api, dan lain-lain.
Kepala BPBD Sumsel, Iriansyah mengatakan, pemberian bantuan ini merupakan perjanjian dari Pemerintah pusat bersama Tiongkok pada 26 April 2016 lalu sebagai penguatan manajemen penanganan karhutla di Sumsel. Bantuan ini nantinya ditempatkan di dua desa yakni Desa Talang Kelapa, Banyuasin, dan Desa Bayung Lencir, Musi Banyuasin (Muba).
“Kedua tempat ini memang lebih besar risiko karhutla-nya dibandingkan desa lainnya,” katanya ditemui, Selasa (18/06).
Dirinya berharap nantinya perusahaan yang ada di Sumsel juga memberikan bantuan untuk penanganan Karhutla di Sumsel. Sehingga, karhutla dapat diantisipasi lebih awal.
“Semakin banyak bantuan maka alat untuk pencegahan di Sumsel semakin banyak dan tentu penanganan lebih baik,” singkatnya.
Sementara itu, Direktur Bantuan Darurat Direktorat Perbaikan Darurat BNPB, Medi Herlianto menambahkan, bantuan yang diberikan ini berjumlah empat paket. Dimana, dua diberikan ke Sumsel dan sisanya diberikan ke Riau serta Jambi. Bantuan alat ini berupa bor, pompa, pakaian anti api, dan lain sebagainya.
“Kami juga nanti akan mensosialisasikan kepada masyarakat serta akan melakukan pelatihan kepada personel yang diterjunkan untuk penanganan karhutla,” tutupnya. (alu)
















