fornews.co – Tahukah anda Aquilaria malaccensis atau yang lebih dikenal dengan Gaharu dipercaya oleh sebagian orang berasal dari surga.
Terlepas benar atau tidaknya yang mengatakan itu, Gaharu, adalah pohon asli hutan hujan di Asia Tenggara.
Gaharu yang diketahui memiliki kemanfaatan terhadap pengobatan, kosmetik dan sebagai bahan wangi-wangian, memiliki nilai ekonomi tinggi.
Dinilai memiliki banyak kemanfaatan harga kayu Gaharu cukup fantastis karena diminati oleh banyak orang hingga mancanegara.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut kayu Gaharu dapat dipanen hanya di usia 5 tahun lebih cepat dibandingkan pohon jati.
Uniknya, di Indonesia terdapat enam spesies kayu Gaharu yang tumbuh secara alami di hutan Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua.
Pohon Gaharu merupakan tumbuhan tropis yang diambil pada getahnya.
Namun, tidak semua getah diambil hanya getah yang sudah membeku yang disebut gubal.
Aromanya yang khas kayu Gaharu dimanfaatkan untuk bahan pembuatan parfum. Bahkan diolah menjadi dupa atau hio.
Kayu Gaharu termasuk dalam golongan penghasil minyak atsiri yang menjadi salah satu sumber daya alam Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK).
Harganya yang bisa mencapai ratusan juta rupiah membuat banyak masyarakat di Indonesia mulai membudidayakan kayu Gaharu. Anda tertarik? (adam)

















