YOGYA, fornews.co—Setelah dua tahun vakum akibat Pandemi C-19 ‘Tour de Prambanan 2022’ kembali diselenggarakan di Yogyakarta dengan jarak tempuh yang berbeda dari event sebelumnya.
Tour de Prambanan 2022 dengan tema ‘Jogja Bisa!’ memiliki jarak tempuh sejauh 128 km memperebutkan hadiah 80 juta rupiah, trophy dan doorprize.
Tour de Prambanan 2022 diselenggarakan oleh Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS), Ganefo Olympic Center (GOC) dan Pengurus Daerah Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) DIY.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Kus Endarto SE, MEc, mengatakan event tahun ini sebagai upaya mendukung Pemerintah dalam pemulihan dunia pariwisata dan ekonomi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Jika biasanya pemilihan hari pada event-event sebelumnya jatuh pada Ahad, namun, tahun ini Tour de Prambanan dilaksanakan pada hari Sabtu.
“Event Tour de Prambanan tahun ini tidak diselenggarakan pada hari Minggu seperti yang sebelumnya menjadi kebiasaan sebagai pemilihan hari,” kata Kus Endarto, Rabu.
Tour de Prambanan yang akan berlangsung pada 30 Juli 2022 diharapkan mampu menyedot wisatawan lebih banyak di seluruh Indonesia.
“Pada hari Sabtu dengan harapan mampu mendorong Length of Stay (masa tinggal) kunjungan wisatawan, mengingat animo peserta Tour de Prambanan terbanyak dari luar kota di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Masih kata Kus Endarto, Tour de Prambanan 2022 tidak hanya sekadar untuk mempromosikan Pariwisata Yogyakarta sebagai destinasi Sport Tourism kelas dunia, namun sekaligus mendukung suksesnya gelaran PORDA XVI dan PAPERDA III DIY di Sleman.
Dalam event ini, peserta akan berkeliling menyusuri keindahan pemandangan di tiga Kabupaten di DIY yakni Bantul, Sleman dan Kulon Progo.
Sleman sebagai tuan rumah Tour de Prambanan akan menjadi titik Start dan Finish di Lapangan Siwa Candi Prambanan.
Ketua Umum Pengurus Daerah ISSI DIY, Ir. Drajad Ruswandono, MT, berharap kolaborasi BPPS, GOC dan ISSI DIY, dapat menggali potensi bibit atlet balap sepeda sekaligus menyediakan wahana tanding bagi para atlet sepeda road bike di DIY.
“Harapan ke depan atlet sepeda DIY dapat ditandingkan bersama atlet-atlet balap sepeda dari seluruh Indonesia,” terangnya.
Tour de Prambanan 2022 tidak hanya diikuti peserta dari 85 kota di Indonesia, laga sepeda balap bahkan diikuti peserta dari Belanda, Jepang dan Jerman.
Dari 85 kota di Indonesia di antaranya Jakarta, Bogor, Tangerang, Bandung, Semarang, Balikpapan, Riau, Medan, Bali, Papua, Madiun, Madura, Surabaya, Kediri, Denpasar, Klaten, Jepara, Toli-toli, Pangkalpinang, Cilacap, Rembang, Kebumen, Purwokerto, Bekasi, Kendari, Palembang, Tegal, Banten, Ngawi, Samarinda, Solo, dan Boyolali.
Tercatat jumlah peserta Tour de Prambanan 128 km 2022 hingga ditutupnya waktu pendaftaran sebanyak 1.270 peserta dengan total waiting list lebih dari seribu orang berasal dari 208 komunitas balap sepeda di Seluruh Indonesia.
“Tour de Prambanan 2022 dibagi menjadi 2 ( dua ) kategori, yakni Race dan Non Race,” jelas Ketua Umum GOC, Arif Syukron Muttaqin, SE, M.AP.
Kelas Race mempertandingkan kejuaraan khusus King and Queen of Mountain dimana peserta diadu kekuatan dan kecepatan untuk rute mendaki dengan jarak tempuh sejauh 10 km.
Para peserta Tour de Prambanan 2022 akan mendapatkan fasilitas Race pack/starter kit seperti Jersey, Bike Number, finisher medal dan jasa pemeriksaan kesehatan gratis di venue Candi Prambanan.
Selain itu peserta juga mendapatkan marshal, terapist dan mekanik serta fasilitas refreshment berupa air mineral, buah, isotonic water, snack sehat dan sajian kuliner khas Yogyakarta pada saat santap siang di titik Finish. (adam)

















