JAKARTA, fornews.co – Himpunan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) menetapkan Kota Palembang, Sumatra Selatan, sebagai tuan rumah penyelenggaraan Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI), 8 Agustus 2018. Hal itu membuat Gubernur Sumsel H Alex Noerdin yang mewakili warga Sumsel terharu dan bangga.
Menurut Alex, terpilihnya Palembang menjadi tuan rumah HBDI tak lepas dari penyelenggaraan Asian Games 2018 dan sejumlah perkembangan pembangunan yang mengiringi, sehingga Kota Palembang makin dikenal masyarakat nasional maupun internasional.
“Strategi kami ternyata membuahkan hasil, sebenarnya Asian Games bukan merupakan tujuan utama akan tetapi berkat itu bisa mencapai tujuan lain. Dengan (Asian Games) ini Palembang bisa mendapatkan pembangunan lain seperti jembatan Musi 4, 5, 6, jalan tol, serta Light Rail Transit,” ujar Alex pada Press Conference – 10 Days to Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) 2018 di Gedung Balairung Susilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata RI, Senin (30/07).
Alex menegaskan, tidak salah HIPPINDO, selaku penyelenggara acara HBDI, memilih Kota Palembang menjadi tuan rumah pembukaan Hari Belanja Diskon Indonesia. Hal itu karena masyarakat Palembang sangat antusias dengan adanya kegiatan tersebut, serta keinginan para wisatawan yang berkunjung untuk berbelanja di Kota Palembang.
“Begitu mendengar diskon, masyarakat kami akan senang. Palembang begitu banyak rezekinya, karena dengan ini kami akan dipromosikan tanpa bayar,” ungkap Alex.
Dijelaskan Alex, terlebih dengan logo perhelatan Asian Games yang bertuliskan Jakarta dan Palembang akan bertebaran, dan ditambah ada acara HDBI tersebut, akan memancing dan menambah wisatawan yang akan berkunjung ke Palembang.
“Bantuan apapun, demi menyukseskan acara ini, sebisa mungkin kami akan bantu. Namun bapak-bapak dari HIPPINDO dan semua yang ada di sini kalau mau ke Palembang harus memesan tiket lebih awal, karena akan banyak tamu datang ke Palembang. Saya juga sudah mengecek toko oleh-oleh songket hari ini, bahwa sudah ludes dibeli,” seloroh Alex.
Ketua Umum HIPPINDO, Budi Hardjo Iduansyah menjelaskan, penyelenggaraan HBDI tahun ini adalah penyelenggaraan kedua kalinya. Acara yang didukung Kementerian Pariwisata ini telah dilakukan di Jakarta tahun lalu.
Budi mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumsel yang telah menyetujui Palembang menjadi tuan rumah HBDI 2018. Karena acara ini bertepatan dengan pesta akbar olahraga Asian Games, Budi menyebutkan HBDI menjadi kado persembahan tuan rumah untuk menambah keriahan Asian Games.
“Tanggal 8 (Agustus) akan dibuka di Palembang, kita akan borong pempek,” kata Budi disambut tawa hadirin.
Sementara itu, Menteri Pariwisata RI Arief Yahya menyatakan dukungannya pada acara HBDI yang telah digelar sejak tahun 2017. “Perhelatan ini merupakan sebuah atraksi bagi wisatawan kuliner dan belanja, bukan saja untuk wisatawan Nusantara, namun HBDI juga mampu menarik wisatawan mancanegara khususnya dari negara tetangga,” tutur Arief.
Arief mengatakan, para pengusaha harus mampu membuat keputusan agar bertahan dan sukses di era transformasi digital. HBDI Online harus menjadi bagian dari perhelatan tahunan ini.
“Di samping itu, peraturan yang mendukung wisata belanja juga perlu disesuaikan agar bisa bersaing di regional dan global,” ujar Arief.
Kemeriahan HBDI di Palembang yang bertemakan Sriwijaya Great Sale akan lebih semarak, dengan adanya penyelenggaraan Diaspora Sriwijaya Festival yakni pawai budaya, Pempek Expo & Festival Kuliner Khas Palembang dengan konsep pasar kaget di berbagai pusat perbelanjaan, pameran kebesaran Sriwijaya Festival Sriwijaya XVII serta ada pemecahan rekor Muri Pempek Terbanyak (18.818 pempek) yang diadakan di Benteng Kuto Besak. (ije)

















