SEKAYU, fornews.co – Turnamen Sepakbola U-20 Piala Gubernur Sumsel tahun 2019 tingkat Kabupaten Muba, akan dilaksanakan pada 23 – 31 Juli 2019. Demikian disampaikan Plt Kepala Dispopar Muba, Muhammad Faris selaku pihak panitia daerah.
“Untuk pendaftaran terbatas hanya 16 tim, klub dapat melakukan pendaftaran pemain sekurang-kurangnya 18 pemain dan sebanyak-banyaknya 24 pemain,” kata Faris saat audiensi dengan Tim Panitia Pelaksana Turnamen Sepakbola U-20 Piala Gubernur Sumsel Tingkat Provinsi Sumsel tahun 2019 di ruang Rapat Randik, Rabu (17/07).
Faris memaparkan pendaftaran dimulai 15 – 24 Juli 2019 bertempat di Kantor Dispopar Muba Bidang Olahraga. Pendaftaran gratis tanpa dipungut biaya dengan syarat pendaftaran, yaitu kelahiran sebelum/sampai dengan 31 Desember 2019, fotocopy KK, KTP (Surat dari Kades/Lurah bagi yang belum punya KTP), fotocopy akte kelahiran, fotocopy ijazah terakhir, fotocopy raport terakhir dan NISN.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Reza Alex Noerdin melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, Yusman Sriyanto, selaku pimpinan rapat menyatakan siap memfasilitasi Turnamen Sepakbola U-20 Gubernur Sumsel Cup 2019.
“Kami Pemkab Muba siap mendukung dan menyukseskan even ini. Semoga dengan adanya turnamen ini tidak lagi mencari bibit namun dapat menambah bibit atlet Kabupaten Muba, karena di Muba sendiri sudah fokus pada pembinaan di bidang olahraga,” ujarnya.
Kepala Dispora Sumsel, Akhmad Yusuf Prabowo mengapresiasi atas paparan kesiapan Pemkab Muba untuk memfasilitasi turnamen ini.
“Luar biasa persiapan yang telah dilakukan Pemkab Muba, di sini melalui Dispopar-nya kami haturkan terima kasih. Saya yakin dengan Muba sebagai Kabupaten Olahraga yang telah diakui secara nasional, pasti pelaksanana even ini akan berlangsung meriah. Kalau nanti ada penambahan hadiah, kami persilakan tergantung kebijakan kepala daerah, “ucapnya.
Dikatakan, grand final Piala Gubernur ini akan dilaksanakan pada 17 November 2019 di Jakabaring. Di mana diikuti 17 kabupaten/kota hasil dari penjaringan turnamen di tingkat kabupaten/kota. Dan pemenang di tingkat provinsi akan langsung maju ke tingkat nasional, dengan syarat pemainnya harus anak-anak asli daerah, tidak boleh pinjam meminjam pemain.(bas)

















