
PALEMBANG-Tidak ada kata lain bagi Sriwijaya FC selain harus menang saat menghadapi Gresik United, Kamis (13/10) di Stadion Gelora Sriwijaya Jakaring dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, jika tetap ingin menjaga asa menjadi juara diakhir musim nanti.
Dua kekalahan sebelumnya harus dijadikan pelajaran berharga oleh pemain maupun jajaran pelatih. Kembali tampilnya Firman Utina dan M Ridwan dilapangan hijau diharapkan dapat menjadikan Laskar Wong Kito lebih garang dan mampu memberikan kemenangan pada publik sepakbola Sumatera Selatan.
Saat ini SFC masih tertahan di posisi kelima dengan raihan poin 37 dari 22 pertandingan. Sedangkan Gresik United berada diurutan 15 dengan 22 poin. Tambahan tiga angka akan mendongkrak Laskar Wong Kito ke peringkat dua menggeser Arema Cronus, dengan keunggulan produktifitas gol.
Pelatih SFC Widodo Cahyono Putro mengungkapkan, pemain sudah berkomitmen dan akan berusaha memenangkan pertandingan melawan Gresik United. Namun dirinya tetap meminta pemain mewaspadai tim lawan, apalagi di laga terakhir mereka berhasil menaklukkan Arema Cronus.
“Kemenangan itu tentu akan menambah motivasi mereka. Tapi kita (Jajaran pelatih) tentu sudah menyiapkan taktik dan strategi, tapi tidak mungkin bisa kita sebutkan,”jelasnya.
Arsitel asal Cilacap, Jawa Tengah ini melanjutkan. Anak asuhnya siap membayar kesalahan dan telah menyatukan visi demi mengamankan poin penuh saat bentrok melawan Gresik United besok.
“Kita sudah berbicara dari hati ke hati dengan seluruh pemain dan membicarakan prihal apa yang terjadi pada dua laga sebelumnya. Kita juga telah melakukan evaluasi terhadap kesalahan yang terjadi, sehingga membuat penampilan tim kurang maksimal,”ungkapnya pada sesi pre match confrence tadi siang.
Suksesor Benny Dollo ini melanjutkan, ada beberapa hal yang ditenggarai menjadi biang kegagalan tim pada dua laga sebelumnya. Salah satunya prihal penerapan strategi di lapangan yang tidak sesuai taktik yang telah disepakati.
Kondisi inilah yang membuat cara bermain Supardi Nasir dkk menjadi berubah drastis dan tidak sesuai harapan. Penyebabnya lantaran pemain mudah terpancing dengan faktor non tekhnis yang terjadi dilapangan.
“Inilah yang harus dibenahi. Pemain harus mengesampingkan hal-hal non tekhnis. Karena hal itu kerap membuat strategi dan taktik yang telah dilatih menjadi berubah. Inilah yang harus kita benahi,”ucapnya.
Sementara itu, Pelatih Gresik United Eduard Djong mengungkapkan, mereka akan bekerja keras untuk mendapatkan poin di Palembang. Dia juga meminta agar anak asuhnya tidak menjadikan dua kekalahan SFC sebelumnya, sebagai menurunnya performa Laskar Wong Kito.
Justru menurut dia, mereka harus lebih waspada. Sebab pelatih timnas U-19 ini yakin, dua kekalahan tersebut akan menjadi motivasi tersediri bagi SFC untuk tampil lebih baik. Apalagi pertandingan di gelar didepan pendukung sendiri.
“Di laga terakhir kemarin kita memang berhasil menang atas Arema Cronus. Semua itu berkat keras dan pertahanan pemain yang kokoh. Saya berharap pemain tetap mempertahankan performa mereka, sehingga kita mampu memberikan perlawanan kepada SFC,”ungkapnya.
Dia melanjutkan, pada putaran pertama lalu, Gresik United memang berhasil mengalahkan SFC. Namun hal itu tidak bisa dijadikan patokan. Sebab pelatih Widodo C Putro pastinya telah memperbaiki berbagai kekurangan yang ada.
“Satu hal yang menjadi fokus saya, pemain harus fokus saat pertahanan dan mampu memaksimalkan serangan balik.
Pemain harus kerja keras dan semangat, jika ingin pulang dengan membawa satu poin,”harapnya. (har)
Perkiraan Susunan Pemain:
Sriwijaya FC (4-1-4-1)
Teja Paku Alam; Wildansyah, Mauricio, Fachruddin, Supardi; Yu Hyun Ko: Firman Utina, Hilton Moreira, Rizski Dwi Ramadhana, M Ridwan; Alberto Goncalves
Pelatih : Widodo Cahyono Putro
Gresik United (4-2-3-1)
Dimas Galih; Riyandi Ramadhana, Sasa Sezevic, M Rifqi, M Sidik; In Kyun Oh, Agus Indra; Ghozali, M Kamri, Gustavo Giron; Patrick Daniel
Pelatih : Edward Tjong
















