SEKAYU, fornews.co – Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Bayung Lencir menggelar Perkemahan Bhakti se-Kwarcab Musi Banyuasin sekaligus Perkemahan Akhir Tahun se-Kwaran Bayung Lencir di Bumi Perkemahan Pandu Adem Siola, 16-20 Desember 2018.
Perkemahan dibuka Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Muba H Ibnu Saad selaku Anggota Mabicab dan secara simbolis dilakukan penancapan kapak adat oleh Ketua Dewan Kerja Cabang Gading Arsyad, Senin (17/12).
Dalam sambutan Ketua Majelis Pembina Cabang Gerakan Pramuka Musi Banyuasin Dodi Reza Alex yang dibacakan H Ibnu Saad menyebutkan, melalui kegiatan perkemahan ini diharapkan adanya kerja sama bahu membahu bagi anggota Pramuka dan perangkat daerah setempat, untuk kemajuan Gerakan Pramuka dan merupakan bukti nyata bagi Gerakan Pramuka untuk membuktikan dan mempraktikkan salah satu janji Pramuka atau Tri Satya yakni ikut serta membangun masyarakat.
“Kita ingin membangun manusia yang memiliki karakter, serta membangun bangsa yang memiliki watak yang kuat. Bukan hanya membangun manusia atau kaum muda cerdas yang menguasai ilmu pengetahuan, akan tetapi juga kaum muda yang tangguh kepribadiannya, luhur budi pekertinya, hidup dalam kerukunan, kekompakan serta selalu bersatu, menjunjung kesatuan dan persatuan,” ujarnya.
Ibnu mengharapkan, kegiatan perkemahan ini dapat mendidik adik-adik menjadi Pramuka yang rajin, terampil dan gembira. Selain itu, perkemahan ini juga dapat membentuk Pramuka yang sesuai dengan nilai-nilai yang tercantum dalam Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka.
Ketua Kwartir Ranting Bayung Lencir Jushanudin melalui Sekretaris Kwaran Bayung Lencir Hendri Priyatno menyampaikan pihaknya sudah sejak seminggu yang lalu bekerja mempersiapkan segala sesuatunya demi suksesnya perkemahan ini.
“Tujuan akhirnya selain silaturahmi, kegiatan ini untuk meningkatkan jiwa mandiri, sosial dan kepribadian yang berkarakter bagi seluruh anggota Pramuka,” katanya.
Kegiatan rutin tahunan ini diikuti 15 Kwartir Ranting se-Muba dan 60 gugus depan se-Kwaran Bayung Lencir dengan jumlah keseluruhan peserta mencapai 1.800 orang. (ije)

















