SINGAPURA, fornews.co – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, KH Ma’ruf Amin menyatakan, dengan pandangan Islam Wasathiyah yang moderat, maka kalangan Islam dan kalangan nasional bisa menyatu dengan menyepakati Pancasila dan UUD 1945, yang kemudian melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Namun juga, dalam perkembangannya Islam Moderat dihadapkan pada tantangan paham keagamaan eksteremis, terlebih setelah munculnya ISIS tahun 2014,” terangnya, saat memberikan kuliah umum di S. Rajatman School of International Studies, Nanyang Technological University (RSiS NTU) Singapura, Rabu (16/10).
Kunjungan kerja Ma’ruf Amin ke Singapura tersebut, juga didampingi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) pemenangan Joko Widodo – KH Ma’ruf Amin untuk Sumsel, Alex Noerdin.
Sementara, Alex Noerdin menambahkan, kuliah umum yang diberikan cawapres itu
bertema The Emergence of Wasatiyyah Islam: Promoting ‘Middle-Way’ Islam and Socio-Economic Equality in Indonesia.
“Dengan pokok materi, bahwa Islam moderat sejak awal menjadi paham yang dianut sebagian besar bangsa Indonesia. Saya mendampingi cawapres ini memang sebagai Ketua TKD Sumsel,” ujarnya.
Sebelum menghadiri kuliah umum, KH Ma’ruf Amin beserta undangannya lainnya termasuk juga ketua TKD Sumsel Alex Noerdin menyempatkan sholat Zuhur di Masjid Sultan Singapura.(tul)

















