PALEMBANG, fornews.co – Dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pembagian daging kurban di beberapa titik Kota Palembang berpotensi terjadi kericuhan karena aksi saling rebut antarsesama penerima kurban. Mengantisipasi hal tersebut, Polresta Palembang didukung personel lintas instansi akan melakukan berbagai hal untuk menjaga kondusifitas Kota Palembang selama perayaan Idul Adha 1440 H.
Hal itu disampaikan Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah saat memimpin apel pengamanan Idul Adha 1440 H di halaman Mapolresta Palembang, Sabtu (10/08). Menurut Didi, pada kegiatan apel tersebut ada beberapa hal yang diantisipasi mulai dari pengamanan kegiatan takbiran warga, pelaksanaan salat Idul Adha hingga pembagian hewan kurban.
“Dalam pengamanan kali ini melibatkan 1.225 personel terdiri dari petugas gabungan dari TNI, Brimob, Dishub, Sat Pol PP, Polresta Palembang beserta Polsek jajaran,” kata Didi.
Menurut Didi tak hanya melakukan pengamanan takbiran, pihaknya juga akan melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di Jembatan Ampera terkait pelaksanaan salat di Masjid SMB Jayo Wikramo.
“Kita tidak ada penutupan Jembatan Ampera. Nanti pengamanan Jembatan Ampera termasuk pengalihan arusnya secara situasional. Apabila masyarakat sudah terlihat memadati Jembatan Ampera, anggota yang ada di sekitar Masjid Agung dan Jembatan Ampera akan mengalihkan arus dari Jakabaring dan Kertapati,” jelasnya.
Didi juga menambahkan, saat siang harinya dimana ada pembagian hewan kurban, seluruh pasukan pengamanan akan memantau titik-titik rawan seperti masjid-masjid besar agar tidak terjadi penumpukan warga dan antisipasi terjadinya kericuhan dan kemacetan.
“Kami juga mengimbau kepada seluruh jajaran Polsek terkait untuk memantau pelaksanaan Hari Raya Idul Adha di wilayah masing-masing. Kita akan terus melakukan Patroli sehingga pelaksanaan kegiatan Idul Adha benar-benar aman dan terkendali,” tegasnya. (irs)

















