SEKAYU, fornews.co – Mengatasi harga karet yang fluktuatif dan sangat tergantung dengan kondisi pasar internasional, salah satu langkah yang perlu dilakukan adalah melakukan inovasi hilirisasi melalui produk aspal karet. Rencana tersebut terus dimatangkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin bekerjasama dengan Pusat Penelitian Karet Bogor.
“Semoga hilirisasi aspal karet ini segera diimplementasikan di Muba, dan dapat meningkatkan harga jual karet masyarakat,” ujar Bupati Muba H Dodi Reza Alex melalui Asisten II Setda Muba H Yusman Sriyanto pada acara presentasi hilirisasi produk aspal karet dan barang jadi karet dari Pusat Penelitian Karet Bogor, di Auditorium Pemkab Muba, Jumat (21/09).
Menurut Yusman, selama ini telah dilakukan upaya untuk mengangkat harga jual karet rakyat dengan melakukan pelelangan karet di tiap desa dan kelurahan dalam Kabupaten Muba.
Sementara itu, Henry Prastanto dari Pusat Penelitian Karet Bogor mengatakan, implementasi hilirisasi aspal karet memang membutuhkan biaya yang tinggi, namun hasilnya kemungkinan cukup menjanjikan.
“Selain untuk membantu petani karet, aspal karet ini memiliki banyak keunggulan dibanding dengan aspal konvensional, yakni kedap air, mengurangi kebisingan di jalan raya, dan karet memiliki sifat yang elastis lembut dan lengket, sehingga dapat digunakan sebagai aditif untuk memperbaiki kualitas jalan aspal,” papar Henry. (ije)
















