PALEMBANG, fornews.co – Sriwijaya FC sukses mengamankan tiga poin saat menjamu Bali United pada pekan 24 Liga 1 2018. Bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (6/10) malam, Laskar Wong Kito menang 3-2.
Sriwijaya mendapat gol cepat di awal babak pertama melalui gol bunuh diri dari sang mantan Novan Setya Sasongko di menit 2. Gol selanjutnya datang di babak kedua melalui Esteban Vizcarra (menit 62) dan Alberto Goncalves (71). Sedangkan Bali menipiskan selisih gol melalui Ilija Spasojevic (73) dan Melvin Platje (83).
Usai laga, Pelatih Sriwijaya FC Subangkit bersyukur atas hasil positif ini. Selain memutus rentetan hasil buruk timnya, kemenangan ini juga membawa Sriwijaya menjauh dari zona degradasi.
“Alhamdulillah kita dapat tiga poin. Yang penting kita jauhi zona degradasi. Mudah-mudahan tren positif ini berlanjut terus,” ujar Subangkit pada post match conference di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu (6/10) malam.
Menurut Subangkit, pada laga kontra Bali tadi, pemain menjalankan instruksi dan cara bermain yang sudah dirancang bersama sebelumnya. Subangkit mengapresiasi bagaimana semua pemain bertanggung jawab baik saat kehilangan maupun menguasai bola. Meski demikian,Subangkit masih memiliki beberapa catatan atas penampilan anak asuhnya.
“Kecolongan dua gol bukan karena sudah puas bikin tiga gol. Tapi di menit krusial seperti itu kita memang harus lebih konsentrasi. Leading tiga gol mungkin sedikit kendor. Intinya kita harus konsentrasi terus sepanjang 2×45 menit,” tutur pelatih asal Pasuruan, Jawa Timur, ini.
Sementara itu, Pelatih Bali United Widodo C Putro mengucapkan selamat atas kemenangan yang diraih Sriwijaya FC. Widodo mengakui, pertandingan yang tersaji di lapangan tadi menunjukkan duel dua tim berkualitas.
“Laga tadi kedua tim saling menyerang. Tapi sayangnya ada kelengahan di menit-menit awal oleh pemain kami. Hal itu sedikit merubah ritme permainan. Ditambah lagi cederanya N’diaye membuat ada perubahan (pola permainan) disitu. Kami berusaha mengejar ketinggalan dan hanya mampu cetak dua gol,” kata Widodo.
Menurut Widodo, kekalahan ini cukup menyesakkan. Sebab apa yang terjadi di lapangan sebenarnya sudah dibaca dan diantisipasi, akan tetapi masih saja terjadi.
“Sudah sering saya sampaikan di meeting agar pemain hati-hati di menit-menit awal. Sebab pastinya Sriwijaya akan pressing dan menyerang kita dari awal. Tapi ya itu tadi, pemain kami kurang fokus,” tukas Widodo.
Mendapat tambahan tiga poin, Sriwijaya FC naik dua tangga ke posisi 12 klasemen sementara dengan 30 poin. Sedangkan Bali United tertahan di peringkat 3 dengan koleksi 37 poin. (ije)

















