PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru unjuk kebolehan membacakan sajak berjudul Taman untuk Semua Makhluk (Taman Sri Ksetra) pada pembukaan Pekan Adat Sumsel Tahun 2020 di halaman Taman Bukit Siguntang, Kamis (12/11). Para tamu yang mayoritas toko adat di Sumsel itu pun terpukau dengan suara khas HD.
Dalam kata sambutannya, HD mengatakan, dirinya akan memprioritaskan, menjaga dan melestarikan adat dan budaya di Sumsel. Terlebih Sumsel sangat kaya akan tradisi budaya yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.
Menurut HD, berbeda dengan daerah lainnya, Sumsel memiliki 51 adat dan suku. Sehingga dalam urusan pakaian adat saja masyarakat Sumsel sangat beragam seperti songket, angkinan atau lainnya. Karena itu pula dirinya berencana menyamakan identitas tersebut dengan tanjak (penutup kepala) khas pria Sumsel.
“Harapannya Pekan Adat ini tidak hanya menjadi seremonial tapi dijadikan sebagai alat pemersatu bangsa. Bahkan harus diimplementasikan dengan perilaku di lapangan sebagai ciri khas orang Sumsel yang ksatria dan sportif,” ujar HD.
Pembukaan Pekan Adat Sumsel kali ini dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumsel di antaranya Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati, Kasdam II Sriwijaya Brigjen TNI Muhammad Zamroni, Kapolda Sumsel diwakili Kabid Humas Kombes Pol Supriadi, Kajati Sumsel diwakili Koordinator Asintel Intelijen Irfan Wibowo, Ketua Paguyuban Nusantara Sumsel Bersatu (PNSB) Syahrial Oesman, Pjs Bupati Ogan Ilir Aufa Syahrizal, Ketua Pembina Adat Sumsel Albar Sentosa Subari serta para Ketua Pengurus Adat Kabupaten/Kota di Sumsel. (ije)
















