
PALEMBANG, fornews.co – Prediksi pertarungan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumsel, terhadap dua pasang calon Herman Deru – Mawardi Yahya versus Dodi Reza Alex – Giri Ramanda yang diunggulkan akan sengit, menjadi kenyataan.
Pemerhati Politik Sumsel dari Forum Demokrasi Sriwijaya ( ForDeS), Bagindo Togar Bb mengungkapkan, sepertinya prediksi itu mendekati kebenaran, bahwa Paslon Gubernur Sumsel nomor urut 1 Herman Deru – Mawardi Yahya mengungguli paslon lainnya.
“Bila hingga akhir data yang masuk telah diatas 90 persen, dimana sampai saat ini paslon nomor urut 1 telah leading diposisi 38 persen, bisa dipastikan jadi pemenang Pilgub Sumsel periode 2018-2023,” ungkapnya, Rabu (27/06) malam.
Menurut Bagindo, ada beberapa penyebab atau faktor kemenangan yang membuat Herman Deru unggul, yakni telah melakukan kerja politik kemasyarakatan selama satu tahun pascagagal padaPilgub Sumsel 2013 lalu. Kemudian, cerdasnya dalam mengangkat isu kesenjangan dalam setiap kampanyenya.
“Misalnya kesenjangan pembangunan antara ibukota provinsi dengan daerah-daerah lain di wilayah Sumsel atau Palembang sentris, kesenjangan kekuasaan dan kesenjangan ekonomi,” ujarnya.
Faktor berikutnya, jelas Bagindo, Herman Deru cenderung efektif pada isu politik dinasti. Selanjutnya, solid dan maksimalnya kerja mesin parpol pendukung (Nasdem, Hanura & PAN), serta influnsitas dukungan ketokohan dari Syahrial Oesman, Eddy Santana Putra dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.
“Ditambah lagi, efek friksi di Partai Golkar sebagai pendukung utama dari paslon nomor urut 4. Sepertinya, kelak bila dilakukan real count oleh KPU Sumsel, tak jauh beda dengan tampilan hasil quick count saat ini,” jelasnya.
Dari semua ini, Bagindo berharap, semua paslon yang belum sukses berjuang mencapai puncak karir politik di wilayah Sumsel saat ini, mampu legawa dan bersikap ksatria dalam menghadapi realitas politik yang ada. “Bila kalah, bukan berakhir segalanya. Kalau menang, bukan berarti bisa bersikap mentang – mentang. Akhirnya, selamat datang pemimpin baru Bumi Sriwijaya,” tandasnya. (tul)

















