SEKAYU, fornews.co – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex berjanji untuk meningkatkan Bantuan Bupati untuk pondok pesantren di tahun 2021 menjadi Rp10 miliar. Jumlah bantuan ini naik dua kali lipat dari sebelumnya yang hanya Rp5 miliar.
Menurut Dodi, berbagai bantuan tersebut, difokuskan di Sumatra Selatan khususnya di Muba. Karena selaku kepala daerah, dirinya mempunyai kewajiban untuk membantu pondok pesantren, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan maupun organisasi seperti Nahdlatul Ulama. Dodi menambahkan, pembangunan program keagamaan menjadi salah satu prioritas Pemkab Muba selain tentunya berupaya mempertahankan Muba sebagai wilayah Zero Conflict.
“Jadi kita bersama-sama dengan Kapolres dan Dandim Muba akan terus menjaga wilayah akan selalu kondusif, dan jangan ada gerakan radikalisme,” ujarnya saat menghadiri Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2020 sekaligus pembukaan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) Angkatan ke-251 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatra Selatan, di Ponpes Hidayatul Fudhola Wali Songo Bentayan, Kecamatan Sungai Lilin, Rabu (28/10).
Dodi menyampaikan, pondok pesantren menciptakan kader yang menyebarkan syiar agama Islam dan itu sangat penting. Oleh sebab itu dirinya tidak main-main dalam mendukung pengembangan pondok pesantren.
“Alhamdulillah tercatat sebanyak 67 pondok pesantren yang sudah berdiri di Kabupaten Muba. Bahkan sejak tahun 2019 Pemkab Muba telah memberikan bantuan Ponpes sebesar Rp5 miliar. Dan untuk tahun ini, saya tingkatkan bantuan Ponpes di Muba menjadi Rp10 miliar,” katanya.
“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya menyambut baik diselenggarakannya acara ini dan sekaligus mengucapkan selamat memperingati Hari Santri Nasional (HSN). Rasanya istimewa bisa bersama para santri, karena santri adalah simbol generasi Islam yang sosoknya benar benar-benar diidolakan umat. Mereka adalah gambaran kelak yang akan menjadi ulama penerus nabi. Pada mereka diharapkan gambaran pribadi Rasulullah SAW yang mulia akhlaknya,” imbuhnya.
Dodi yang juga Dewan Pembina GP Ansor Sumsel menyatakan, Kabupaten Muba siap menjadi tuan rumah pelaksanaan Kongres GP Ansor XVI 2021.
“Kita akan menghadapi pelaksanaan Kongres Nasional GP Ansor XVI 2021 pada Oktober 2021, dan Insyaallah Kabupaten Muba siap menjadi tuan rumah Kongres Nasional Ansor tersebut. Jadi mohon doanya dari semua untuk kelancaran dan kesuksesan acara tersebut,” kata Dodi.
Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatul Fudhola Wali Songo Bentayan KH Abdul Hadi mengucapkan terima kasih atas segala perhatian dan dedikasi yang telah diberikan Bupati Muba untuk kemajuan pembangunan dan pendidikan di bidang keagamaan khususnya Islam di Muba.
“Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan pemimpin yang sangat peduli terhadap segala bidang, baik pertanian, perkebunan, kesehatan, pendidikan, dan khususnya di bidang keagamaan. Kami mengucapkan terima kasih atas perhatiannya dan bantuannya, semoga Kabupaten Muba ini semakin berkah dan berjaya,” tuturnya.
Wasekjen PBNU KH Sultonul Huda menjelaskan, kegiatan MKNU ini dilaksanakan setelah vakum selama beberapa bulan sejak bulan Maret dikarenakan pandemi Covid-19. Alhamudlillah bulan ini kembali dapat dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan dan berjalan dengan baik.
“NU hampir berusia 100 tahun dan sejak kelahirannya, perkembangannya sampai tahun ini tidak terpisahkan dengan Republik Indonesia dan telah menjadi bagian dari sistem,” jelasnya.
PBNU juga sangat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba Dodi Reza Alex atas komitmennya terhadap NU.
“Pak Bupati merupakan panutan bagi NU dan kami sangat bangga, selain itu terpenting bagi para peserta MKNU adalah bagaimana kita bisa mengabdikan diri kepada masyarakat dimanapun kita berada. Harapan kita juga pesan yang telah disampaikan pak Bupati agar menjadi pembelajaran bagi pengurus-pengurus NU bahwasanya hubungan antara Ormas, masyarakat sipil dan pemerintah merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan, karena pembangunan bisa berlanjut jika ditangani oleh pemerintah dengan dukungan bersama-sama sesuai dengan cita-cita bersama yang adil dan makmur,” ujarnya. (ije)

















