SEKAYU, fornews.co – Konfirmasi kasus positif di Kabupaten Musi Banyuasin bertambah dua pada Kamis (14/05) setelah hasil swab test keluar dari BBLK Palembang.
“Dengan tambahan dua kasus ini maka total ada 6 kasus positif COVID-19 di Muba. Dua kasus terbaru ini yaitu PDP 39 laki-Laki berusia 29 tahun dari Desa Layan Kecamatan Jirak Jaya yang memiliki riwayat perjalanan dari Pekanbaru atau kasus impor dan PDP 42 laki-laki berusia 56 tahun dari Desa Tanjung Kerang, Kecamatan Babat Supat kasus lokal,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Muba dr Povi Pada Indarta, Kamis (14/05).
Povi menerangkan, hingga 14 Mei 2020 di Muba tercatat ada sebanyak 365 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan ODP selesai pemantauan sebanyak 262 dan masih dipantau 43 orang. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) 108, di mana 54 di antaranya selesai dipantau dan 54 lainnya masih dipantau. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 44 orang.
“Untuk penambahan dua kasus PDP positif COVID-19 hari ini, keduanya dirawat di RSUD Sekayu,” katanya.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex mengatakan, dengan adanya penambahan dua kasus positif COVID-19 tersebut, dirinya meminta warga Muba tetap waspada serta memaksimalkan kebersihan diri.
“Pengawasan wilayah akan diperketat lagi di batas-batas wilayah. Kami juga berharap agar warga selalu menjaga kebersihan serta melengkapi diri dengan masker dan APD saat berada di luar rumah dan di dalam ruang kerja,” imbaunya.
Dodi juga mengingatkan pentingnya terus menerapkan physical distancing atau jaga jarak fisik saat berada di keramaian seperti pasar tradisional dan lain sebagainya.
“Sekarang kan sudah ada beberapa pasar tradisional di Muba menerapkan sistem belanja online. Nah, saya ingin seperti yang dilakukan di Kecamatan Bayung Lencir untuk segera diikuti kecamatan lainnya,” harapnya.
Dodi menambahkan, agar para tim tenaga medis penanganan COVID-19 di Muba lebih intensif memberikan perawatan kepada PDP positif COVID-19 yang sedang dalam perawatan.
“Selain itu, saya berpesan kepada PDP positif COVID-19 di Muba yang saat ini menjalankan perawatan untuk tetap optimis bisa sembuh. Yakinlah tim gugus tugas dan tenaga medis akan maksimal dalam memberikan perawatan, apalagi kita di Muba sudah berhasil menyembuhkan satu orang positif COVID-19,” tukas Dodi seraya mengimbau agar warga Muba di perantauan untuk menunda mudik atau mendatangi keluarga di Muba selama pandemi COVID-19 belum berakhir. (ije)
















