PALEMBANG, fornews.co – Gubernur Sumsel melakukan sesi on air di frekuensi 96,7 FM bersama Radio ELSHINTA dalam program “Gubernur di Radio” di ruang tamu gubernur, Kamis (14/02).
Dipandu penyiar ELSHINTA, Anggun Primasari, gubernur disodori sejumlah pertanyaan tentang kebijakannya sebagai kepala daerah. Di antaranya tentang subsidi provinsi terhadap operasional Light Rail Transit (LRT) Palembang.
Kalau bicara soal subsidi, sebenarnya Herman Deru sempat menolak jika dibebankan kepada Pemprov Sumsel serta Pemkot Palembang. Itu ketika diusulkan oleh Komisi V DPR RI beberapa waktu lalu.
Sebab menurut Herman Deru, LRT itu bukan milik daerah, namun aset negara yang pengelolaannya dipegang PT KAI.
Namun, pada sesi on air ini tampaknya Herman Deru mulai melunak. Mengenai LRT, dikatakannya Sumsel harusnya bersyukur karena dipercaya pemerintah pusat untuk mengelolanya. Terlebih transportasi massal ini sangat modern, nyaman dan merupakan sarana yang efektif mengurai kemacetan.
“Kalau bicara soal subsidi, saya pikir ini memang tetap harus diberikan pusat dan provinsi. Subsidi itu banyak bentuknya, bisa fasilitas kantung parkir yang ditambah, atau penyediaan card khusus secara massal, itu juga subsidi,” jelasnya.
Selain memberikan subsidi, ia juga meminta semua pihak bersama-sama melakukan edukasi kepada masyarakat untuk membiasakan diri menggunakan LRT.
“Edukasi yang bisa diterapkan misalnya, mengimbau para ASN menggunakan LRT ini pada hari-hari tertentu,” katanya.(bas)
















