PALEMBANG, Fornews.co – Seniman serba bisa yakni Fir Azwar kembali merilis lagu terbarunya yakni Bidar Melaju di Segara café, Sabtu (08/08).
Singel terbaru ini dinanyikan oleh Shellyna Salsabilla, yang merupakan vokalis solo juara III di ajang tingkat nasional Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tahun 2016 di Jakarta.
Dikatakan Fir Azwari, terciptanya lagu ini berawal dari keprihatinnya mengenai kebudayaan Palembang terkhusus Bidar yang lambat laun mulai tergerus oleh zaman.
Menurut Fir Azwar di era kesultanan, Palembang yang dikelilingi 108 anak sungai dan Sungai Musi sebagai induknya.
“Jadi untuk menjaga keamanan wilayah yang dikelilingi oleh sungai diperlukan perahu yang berdaya luncur cepat untuk patroli sungai dengan menggunakan perahu, dan disebut dengan nama perahu Pancalang,” katanya.
Seiring perkembangan zaman tampilan perahu pencalang berubah dengan nama bidar dan sedikit berbeda dengan masa Kesultanan Palembang. Ada dua jenis perahu Bidar yang kini dikenal. Pertama, perahu Bidar berprestasi, yaitu perahu yang dapat dilihat setiap 17 Juni bertepatan dengan Hari Jadi Kota Palembang. Perahu ini memiliki panjang 12,70 meter, tinggi 60 cm, dan lebar 1,2 meter. Jumlah pendayung 24 orang, terdiri dari 22 pendayung, seorang juragan, dan seorang tukang timba air.
Jenis kedua, perahu Bidar tradisional. Perahu ini memiliki panjang 29 meter, tinggi 80 cm, dan lebar 1,5 meter. Jumlah pendayung 57 orang, terdiri dari 55 pendayung, seorang juragan perahu, dan seorang tukang timba air.
“Perahu ini dapat disaksikan pada setiap Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI dalam puncak acara Festival Musi. Festival Musi terkadang juga diikuti dengan lomba perahu hias, lomba bidar mini, dan renang alam,” ujarnya
Dirinya berharap dengan terciptanya lagu Bidar Melaju ini maka menjadi pembendaharaan lagu-lagu nya dalam melestarikan Sumsel khususnya Kota Palembang.
“Kami berpesan untuk tetap dan terus mencintai kebudayaan warisan dari nenek moyang dan jangan malu malu untuk melestarikan,” tutupnya.
Berikut lirik lagu Bidar Melaju
Bidar Melaju
laju-laju perahu melaju
di tepian musi kita bertemu
bergandeng tangan kita selalu
rianglah hati tiadalah jemu
riak gelombang seru menyeru
bidar melaju seiring lagu
tiada terpandang di dalam kalbu
bahagianya hati janganlah ragu
laju la laju. laju la laju
perahu bidar terus melaju
lajula laju. laju la laju
perahu bidar terus melaju
Jakabaring talang betutu
sudah terkenal sejak dahulu
kita seiring kita bersatu
jangan terbuai masa yang lalu
laju la laju. laju la laju
perahu bidar terus melaju
laju la laju. laju la laju
perahu bidar terus melaju
dari gandus sampai bom baru
di bawa ampera perahu berlabuh
kita jalin harapan yang baru
patah satu seribu kan tumbuh
laju la laju. laju la laju
perahu bidar terus melaju
laju la laju. laju la laju
perahu bidar terus melaju
riak gelombang seru menyeru
bidar melaju seiring lagu
tiada terpandang dalamnya kalbu
bahagia hati jangan lah ragu.
(lim)
















