MUBA, fornews.co—Mengatasi pengangguran di Sumatera Selatan, Muba membuka peluang lapangan kerja bagi lulusan SMK asal Kabupaten Musi Banyuasin.
Peluang kerja itu sebagai upaya menekan angka pengangguran di masa pandemi Covid-19 yang mengakibatkan ratusan perusahaan gulung tikar.
Rekrutmen tenaga kerja itu dari salah satu perusahaan swasta terbesar di Indonesia di bidang energi kelistrikan PT DSSP Power Sumsel.
“Hari ini PT DSSP Power Sumsel memberikan peluang. Sesuai Perda yang ada, perusahaan di Kabupaten Muba harus mempekerjakan tenaga lokal—termasuk disabilitas dengan kualifikasi SDM yang bagus,” kata Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin.
Sebagai Kabupaten pelopor sekolah gratis di Indonesia, Muba terus unggul dalam melayani kebutuhan masyarakatnya. Kini Muba kembali menjadi pelopor pemberi kerja bagi lulusan SMK.
“Alhamdullilaah setelah penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Muba dengan perusahaan bisa membuahkan hasil, perusahaan merespon sangat positif sehingga diberikan jalur cepat.”
Kepala Daerah yang mendapat julukan Bupati Inovatif itu berharap, semua perusahaan di Kabupaten Musi Banyuasin dapat mengikuti apa yang sudah dilakukan PT DSSP Power Sumsel.
Menurutnya, pola yang diterapkan PT DSSP Power Sumsel dapat menjadi role model dan berkelanjutan.
Para lulusan SMK mendapatkan kesempatan mengikuti ujian tes ikatan dinas untuk bisa bekerja di perusahaan swasta nasional.
Selain itu, pihak perusahaan memberikan benefit meski belum bekerja. Bahkan setelah lulus gaji akan disesuaikan dengan jabatan.
“Tentu pola ini bisa meningkatkan kualitas tenaga lokal,” ucap Bupati Muba.
Kepada para lulusan SMK, Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin, berpesan agar memanfaatkan kesempatan itu dengan baik.
Sudah selaiknya sumber daya manusia asal Muba menjabat di perusahaan nasional di Kabupaten Musi Banyuasin.
Dengan memanfaatkan kesempatan itu, imbuh Bupati Muba, para lulusan SMK dapat meraih cita-citanya.
“Dan yang terpenting Muba akan selalu menjadi prioritas penerimaan tenaga kerja perusahaan di Muba,” pungkas Bupati Muba, Dodi Reza Alex Noerdin.
Bagi peserta tenaga kerja yang lulus nantinya akan menjalani pendidikan selama satu tahun.
Selama pendidikan akan berstatus menjadi karyawan kontrak dengan mendapatkan benefit berupa gaji pokok, tunjangan dan BPJS.
Sebanyak 123 peserta lulusan SMK asal Muba mengikuti seleksi perekrutan dengan beberapa tahapan, yaitu tes tertulis dan psikotes.
Tes tertulis yakni berupa tes kemampuan umum. Peserta yang lulus tes tertulis selanjutnya akan kembali diuji dengan tes wawancara dan tes medical chek up.
Hal itu dilaporkan Kepala pejabat Disnakertrans Muba usai pelaksanaan seleksi perekrutan tenaga kerja PT DSSP pada tahap pertama.
“Peserta yang lulus tes tertulis hari ini akan diuji lagi Kamis dan Jum’at berupa interview dan tes medical check up,” kata Kepala Disnakertrans Muba, Mursalin, Rabu.
Sementara itu Dept Head Public Affair and Legal License PT DSSP Power Sumsel, Willy Hordani, mengatakan berkomitmen mendukung program Pemerintah Kabupaten Muba.
“PT DSSP Power Sumsel bekerja sama dengan Disnakertrans Kabupaten Muba merekrut putra-putri terbaik untuk kami didik, dengan pola ikatan dinas dalam kurun waktu lebih kurang satu tahun,” kata Willy.
PT DSSP Power menilai sosok Kepala Daerah Muba, Dodi reza Alex Noerdin, adalah pemimpin yang penuh inovasi dan visioner dalam pembangunan daerah.
Pihaknya berharap, dapat turut menekan angka pengangguran dan mengentaskan kemiskinan, sesuai program Pemkab Muba.
“Harapan kami dengan membuka lapangan kerja, bisa mengurangi pengangguran dan angka kemiskinan serta mendukung program Pemkab Muba,” tutupnya. (adam)

















