BATURAJA, fornews.co – Naiknya harga bawang putih yang menyentuh harga Rp100 ribu per kilogram di pasar-pasar yang ada di Kabupaten OKU menjadi hal yang aneh. Sebab harga bawang putih masih stabil di kisaran Rp40.000 per kilogram.
Hal tersebut dikatakan Kasi Komersial Bulog Sub Divre OKU, Danil saat dikonfirmasi, Rabu (08/05). Menurut Danil, pihaknya membeli bawang putih dari petani di Kabupaten OKU Timur dengan harga Rp37.000-40.0000 per kilogram. Lalu bawang putih tersebut dijual ke warung-warung dengan harga Rp41.000 dan eceran Rp45.000.
“Sedangkan untuk bawang merah Bulog jual Rp27.000 ke pedagang dan dijual kembali di pasar Rp35.000 per kilogram,” tutur Danil.
Danil mengatakan, masyarakat OKU yang ingin membeli bawang putih atau bawang merah, Bulog Sub Divre OKU membuka lapak eceran di Pasar Beduk depan DPRD OKU.
“Kami juga akan membuka lapak di pasar-pasar untuk jualan. Atau masyarakat juga bisa langsung ke kantor Bulog,” tukasnya.
Sementara itu, Nuryati (50) salah satu warga mengatakan jika dirinya sangat terbantu dengan adanya lapak Bulog yang menjual bawang murah. “Ya sangat terbantu pak, di pasar sudah tidak terjangkau lagi untuk membeli bawang. Mahal bawang daripada beras satu kilogram,” ujar Nuryati. (gus)

















