BATURAJA, fornews.co – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs H Kuryana Azis mengimbau kepada seluruh Kepala Desa yang ada di OKU jangan main-main atau melakukan kecurangan pengelolaan Dana Desa. Sebab jika penggunaan Dana Desa tak bisa dipertanggungjawabkan, maka perangkat desa itu bisa berurusan dengan hukum.
Kuryana mengatakan, hendaknya aparat pemerintah desa dalam melaksanakan tugas hendaknya sesuai dengan pedoman yang berlaku. Sehingga seluruh laporan dapat terarah dan terkendali hingga dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.
Apalagi, lanjut Kuryana, semakin tahun Dana Desa bukannya menurun, namun semakin besar. Jika di tahun 2017 Dana Desa berkisar Rp112 miliar, namun di 2018 Dana Desa mencapai Rp118 miliar.
“Disinilah letak perlunya kepala desa dan jajarannya sebagai aparatur desa memahami proses-proses dan memilah apa saja kegiatan atau program yang memang dibutuhkan untuk Desanya,” ujar Kuryana saat membuka Workshop Evaluasi Implementasi Tata Kelola Keuangan Desa dengan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Kabupaten OKU di Gedung Kesenian Baturaja, Selasa (8/5).
Kuryana menjelaskan, Dana Desa tahun 2018 telah disalurkan tahap pertama sebesar 20% atau Rp23 miliar dari total Rp118 miliar ke rekening desa masing-masing. “Sejak tahun 2016 hingga 11 April 2018 seluruh alur Dana Desa telah dikerjakan sesuai dengan Permendes. Jalan desa, jembatan, pasar, sumur, MCK,PAUD, Posyandu hingga BUMD telah dikerjakan dan dilaksanakan dengan baik oleh para kepala desa dan perangkat desa lainnya,” kata Kuryana.
Kuryana juga menerangkan dari tahun 2016 perangkat desa juga telah melaksanakan berbagai kegiatan mulai dari pelatihan serta bimbingan teknis tentang dana desa yang diikuti oleh 1.333 perangkat desa, 60 orang BPD serta 740 orang karang taruna. Tidak hanya itu, setiap kepala desa dan perangkatnya telah melaksanakan perjanjian kerja sama dengan pihak kepolisian agar dapat menjadi panduan bersama dalam pelaksanaan alur dana desa sehingga pemerintah desa dapat melaksanakan kegiatan dana desa dengan baik, serta mempersempit penyimpangan yang mungkin terjadi. (ije)

















