SEKAYU, fornews.co – Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex menjalani vaksinasi Covid-19 di RSUD Sekayu, Selasa (26/1/2021). Tak ada keluhan yang disampaikan Dodi usai divaksin.
“Untuk warga Muba tidak perlu khawatir dan takut dilakukan vaksin. Ini demi kesehatan kita dan meminimalisir penularan wabah Covid-19 di Muba. Saya bersama pak Wabup dan Forkopimda sudah membuktikan secara langsung kalau vaksin aman. Hanya saja saya usai divaksin agak sedikit lapar, mungkin ini efek simpangnya bukan efek samping,” ujar Dodi sambil tersenyum.
Vaksinasi yang dilakukan kepada Bupati Muba menandai dimulainya rangkaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Muba. Tak hanya di RSUD Sekayu, vaksinasi juga dilakukan serentak di 31 Fasyankes di seluruh Muba.
Usai divaksin Covid-19, Pemkab Muba memberikan kartu identitas khusus yang menandakan seseorang sudah divaksin.
“Kartu identitas ini kita desain sedemikian rupa diperuntukkan bagi warga atau tenaga kesehatan di Muba yang sudah divaksin Covid-19,” kata Dodi.
Menurut Dodi, dengan adanya ID Card warga yang sudah divaksin bisa lebih terdata lebih maksimal.
“Untuk memudahkan pengawasan dan untuk pencetakan ini sudah kita siapkan jauh-jauh hari,” terangnya.
Berbekal ID Card khusus ini, kata Dodi, warga Muba yang ingin bepergian cukup menunjukkannya dan tidak harus lagi melaksanakan PCR atau rapid antigen.
“ID card ini original certified, jika ada regulasinya untuk yang sudah divaksin tidak perlu PCR atau rapid antigen maka ID card ini bisa jadi bukti kalau sudah divaksin dan aman untuk bepergian,” tuturnya.
Kepala Dinas Kesehatan Muba, dr Azmi Dariusmansyah mengatakan, vaksin yang diterima pada periode awal ini sebanyak 6.360 vial vaksin diperuntukkan untuk seluruh tenaga kesehatan dan pejabat publik di Muba dengan dua kali penyuntikan atau dua dosis. Untuk pelaksanaan vaksinasi ada 31 Fasyankes yang melayani vaksinasi terdiri dari 3 Rumah Sakit dan 28 Puskesmas.
Menurut Azmi, terkait ID card selain menjadi kebutuhan data base, fungsi lainnya yakni sebagai bekal atau identitas yang menerangkan bahwa yang bersangkutan sudah mendapatkan vaksin.
“Dan ini bisa digunakan untuk bepergian, tanpa harus melewati tahapan rapid test,” terangnya. (ije)

















