PALEMBANG, fornews.co – Dalam pembukaan Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2018 serta Sosialisasi Program Tahun 2019, Selasa (19/03), Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, seluruh bupati dan wali kota di Sumsel harus selalu berkoordinasi dengan KPK untuk menekan terjadinya praktik korupsi.
“Pencegahan korupsi kita perlu evaluasi, serta harus diperkuat dengan perbanyak koordinasi dengan KPK,” kata Herman Deru.
Mantan Bupati OKU Timur itu mengatakan, terkait dengan koordinasi dan supervisi (Korsub) itu merupakan perkara yang sangat penting. Sebab, Korsub KPK telah memaparkan hal-hal yang telah dilakukan Provinsi Sumsel terkait dengan pencegahan korupsi .
“Kita berupaya melayani masyarakat tanpa harus terjerat hukum karena kasus korupsi,” tuturnya.
Sementara itu, Koordinator KPK Wilayah II Sumsel, Abdul Haris menuturkan, kepada seluruh kepala daerah di Sumsel untuk tidak sungkan bertanya dalam upaya pencegahan korupsi.
“Kami siap membantu dalam pemahaman terkait dengan pencegahan korupsi,” katanya singkat.
Di lain pihak, Ketua DPRD Sumsel, Gantada mengucapkan terima kasih pada jajaran KPK RI yang telah melakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran.
Kegiatan evaluasi ini dinilainya penting sebagai tolak ukur sejauh mana capaian yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumsel dalam menekan terjadinya korupsi.
“Pada dasarnya prinsip aparatur kita sudah berkomitmen bersama-sama menciptakan aparatur bebas korupsi, dan tentunya kita sangat berharap untuk diberikan supervisi, bahwa mencegah itu lebih baik daripada menindak,” ujarnya.
“Dan kita apresiasi KPK yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, semoga konsisten dalam mendukung pemberantasan korupsi di mana pun,” imbuh dia.
Kepala Perwakilan Badan Pengawas Pembangunan (BPKP) Sumsel, Gilbert AH Hutapea juga meminta kepala daerah serta legislatif dapat bekerja sama dengan baik bersama Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam hal ini KPK.
“APIP di pemerintahan berperan sebagai penasihat yang dapat diandalkan dan sangat dipercaya, ” ungkapnya.(bas)
















