Fornews.co – Salah satu mineral yang diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh yaitu zinc. Pasalnya, kekurangan zinc sapat membuat seseorang mudah terserang penyakit.
Dilansir dari klikdokter.com, Kamis (29/10), peran zinc bertanggungjawab untuk sejumlah fungsi yang terjadi di dalam tubuh. Elemen kimia ini terlibat dalam berbagai proses metabolisme pada setidaknya 100 enzim yang berbeda.
Pada masa pandemi seperti sekarang, daya tahan tubuh yang baik tentu sangat diperlukan. Lalu, bagaimana konsumsi zinc yang tepat untuk saat ini dan bagaimana efeknya dalam menunjang pertahanan tubuh dalam melawan COVID 19?
Pada dasarnya, pentingnya zinc untuk fungsi kekebalan di berbagai jenis spesies telah dibuktikan dalam beberapa penelitian. Kekurangan zinc menjadi salah satu faktor atas 16 persen kasus infeksi saluran pernapasan atau ISPA.
Hal ini menunjukkan adanya hubungan defisiensi zinc dengan risiko infeksi dan perburukan infeksi COVID-19. Lalu, studi tersebut juga menunjukkan potensi manfaat zinc untuk pasien COVID-19.
Beberapa studi ilmiah mengungkapkan, zinc dapat membantu kita terlindung dari masalah infeksi pernapasan misalnya flu. Bahkan, bisa mengurangi gejalanya.
Berdasarkan studi pada 2019, terhadap 64 pasien rumah sakit usia anak-anak yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut. Ternyata, pengobatan dengan memberikan 30 mg zinc setiap hari dapat menurunkan waktu infeksi.
Bahkan, pasien yang mendapatkan pengobatan tersebut bisa lebih cepat perawatannya. Rata-rata lebih cepat dua hari dibandingkan pasien yang diberikan pil plasebo
Sementara, berdasarkan beberapa penelitian pada hewan, pemberian zinc dapat memperbaiki jumlah rambut pembersih pada saluran pernapasan. Hal ini diharapkan dapat membantu proses pembersihan virus dari saluran pernapasan manusia.
Namun, manfaat pasti zinc dan hubungannya dengan COVID-19 pada manusia masih memerlukan penelitian lanjutan yang lebih besar.
Zinc sendiri sebenarnya bukan hanya dibutuhkan oleh pasien COVID-19 melainkan seluruh masyarakat agar memenuhi kebutuhan zinc. Karena, selain berperan dalam kesehatan saluran pernapasan, zinc juga penting dalam pertahanan saluran cerna.
Defisiensi zinc dapat menyebabkan disfungsi sel pertahanan tubuh dan meningkatkan risiko penyakit menular, gangguan autoimun, dan kanker. Selain itu, kebutuhan zinc yang kurang terpenuhi juga dapat memicu terjadinya gangguan pernapasan dan saluran cerna (misalnya diare).
Untuk dosisnya, kebutuhan zinc berbeda-beda tergantung umur. Asupan yang dianjurkan untuk anak usia 1-9 tahun berkisar antara 3-5 miligram dan meningkat seiring bertambahnya usia anak.
Laki-laki berusia 10-12 tahun membutuhkan 8 miligram zinc per hari. Setelah usia 13 tahun, kebutuhan meningkat menjadi 11 miligram per hari, sama seperti yang dibutuhkan untuk semua pria dewasa.
Untuk anak perempuan di atas usia 10 tahun, kebutuhan zinc sebanyak 8 miligram per hari, kecuali untuk usia 13-18 tahun yang rekomendasinya meningkat menjadi 9 miligram per hari.
Wanita hamil dan menyusui mengalami peningkatan kebutuhan zinc pada 10-13 miligram per hari, tergantung usia kehamilan.
Bila ingin memenuhi kebutuhan zinc secara optimal, Anda bisa mengonsumsi Zegavit. Suplemen ini mengandung banyak vitamin dan mineral penting untuk memelihara kesehatan tubuh, seperti vitamin B kompleks, C, dan E, serta kalsium dan zinc. (rif)
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibupakaimasker #ingatpesanibujagajarak #ingatpesanibucucitangan #pakaimasker #jagarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
















