PALEMBANG, Fornews.co – Syainuddin, 22, Warga Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin, Sumsel nyari tewas. Lantaran, diamuk massa akibat melakukan pencurian di sebuah Konter Ponsel di Jalan Tegal Binangun, Ruko Valencia, Kelurahan Plaju Darat, Kecamatan Plaju, Palembang, Sabtu malam (25/04).
Beruntung, petugas kepolisian langsung datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan langsung mengamankan serta membawa pelaku ke Polsek Plaju Palembang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Plaju Palembang, AKP Tamimi didampingi Kanit Reskrim, Ipda Riyadi mengatakan kejadian ini terjadi pada Sabtu malam kemarin. Dimana, pelaku telah melakukan pencurian di wilayah hukum Polsek Plaju Palembang.
Pelaku ini, diketahui telah melakukan pencurian dua buah kartu perdana dan satu voucher seharga Rp 200 ribu bersama rekannya A yang saat ini masih dalam pengejaran. Pihaknya pun kemudian mendapatkan laporan dan langsung menuju lokasi.
“Saat berada di lokasi, pelaku Syainuddin ini telah diamuk massa, tapi beruntung kami tepat waktu sehingga pelaku berhasil dibawa ke Polsek Plaju Palembang,” katanya, Minggu (26/04).
Dari penangkapan tersangka, pihaknya juga menemukan senjata tajam jenis badik yang disimpannya di pinggang. Karena itu, pihaknya masih akan mendalami kasus ini dan tengah mencari rekan pelaku dalam menjalankan aksi pencurian tersebut.
“Untuk identitas rekan pelaku sudah ada, dan kami masih melakukan pengejaran,” singkatnya.
Sementara itu, Syainuddin mengaku jika dirinya hanya diajak rekannya A yang saat ini masih dalam pengejaran. Karena sebelum menjalankan aksi, dirinya hanya ingin berjalan. Namun, rekannya mengajak untuk menipu penjaga konter dengan berpura-pura akan membeli barang milik konter tersebut.
“Kawan aku ngomong, kito budike bae mamang konter itu, pas nak kau beli barangnyo gek ngomong bae kalu nak ngambek duet dulu dengan kawan,” ujarnya.
Ia mengaku tidak mengetahui akan terjadi seperti ini. Karena, sepulangnya dari konter, rekannya mengajak untuk segera naik dan melarikan diri. Namun, nahas dirinya tertangkap oleh warga hingga diamuk oleh massa.
“Aku idak tau apo-apo kk Cuma diajak bae,” singkatnya. (mg1)

















