YOGYAKARTA, fornews.co–Tamansari dibuka kembali untuk wisatawan setelah selama empat bulan ditutup karena pandemi Covid-19, Rabu (8/7/2020).
Namun, pengunjung tetap harus menerapkan protokol kesehatan.
Pihak pengelola Tamansari telah menyiapkan lebih dari 80 pramuwisata yang siap memandu wisatawan.
Setiap 1 pemandu hanya akan membawa 10 orang untuk satu rombongan.
Wisatawan yang masuk ke Tamansari juga dibatasi hanya sampai 500 orang.
Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, mengatakan peraturan tersebut sebagai upaya penerapan protokol kesehatan yang sedang dijalankan.
“Wisatawan tetap harus diperiksa suhu tubuhnya menggunakan thermo gun,” kata Heroe Poerwadi, usai membuka tempat wisata Tamansari, Rabu.
Selain itu, pengunjung juga harus bermasker, mencuci tangan dengan air dan sabun yang sudah disediakan di depan pintu masuk.
Wisatawan yang berkunjung di Tamansari dibuatkan route khusus agar tidak saling berpapasan.
Sebelum masuk ke Tamansari, setiap pengunjung wajib memindai QR Code yang sudah dipasang di ruang tunggu wisatawan.
QR Code itu untuk memasukkan data pengunjung ke Pemerintahan Kota Yogyakarta.
Sejumlah petugas siap membantu wisatawan Tamansari dengan mengisi NIK KTP untuk data pengunjung.
Dengan mengisi NIK KTP maupun QR Code tersebut, riwayat pengunjung di Kota Yogyakarta dapat diketahui.
Setiap tempat wisata di Yogyakarta dan DIY, memiliki Satgas Covid-19. Termasuk Tamansari.
Mereka bertugas memastikan pengunjung maupun petugas mematuhi protokol Covid-19.
Tidak hanya di Tamansari, tempat wisata lain juga bakal memiliki Satgas Covid-19 sendiri.
Sementara itu sejumlah hotel di Yogyakarta sudah mulai terisi.
Restoran-restoran pun mulai buka kembali.
Tempat parkir yang biasanya sepi kini juga mulai penuh mobil.
Bagitu juga tempat wisata lainnya di Yogyakarta, mulai ramai pengunjung.
Sebagai petugas Gugus Covid-19, Wakil Wali Kota Yogyakarta itu mengajak masyarakat untuk saling memberikan rasa aman. (adam)
















