LAHAT, fornews.co – Dompet Dhuafa Sumatra Selatan menyerahkan bantuan seragam sekolah kepada siswa SD 02, Desa Tanda Raja, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat, Selasa (14/01). Tak hanya itu, DD Sumsel juga melayani pemeriksaan kesehatan masyarakat korban banjir bandang baru-baru ini.
“Setelah banjir terjadi, mereka sekolah mengunakan pakaian biasa, jadi kita bantu seragam sekolah. Hari ini ada 45 stel seragam sekolah yang dibagikan,” ujar Staf Divisi Program Sosial dan Dakwah DD Sumsel, Ahabba Tholibin, Selasa (14/01).
Menurut Ahabba, SD Negeri 02 Desa Tanda Raja sampai sejauh ini belum tersentuh bantuan khususnya seragam sekolah. Oleh karena itulah, saat DD Sumsel datang dengan membawa seragam sekolah, jelas terlihat raut wajah gembira dari para siswa ataupun guru. Tak hanya seragam sekolah, para siswa ini juga membutuhkan perlengkapan belajar seperti buku, pena, pensil, tas dan lain sebagainya. Begitu pun fasilitas belajar, seperti meja dan kursi juga mereka butuhkan. Itu karena, terjangan banjir bandang, menyebabkan beberapa meja terbawa arus.
“Untuk sementara, saat proses belajar kami lihat ada satu mejanya harus diisi empat siswa,” terangnya.
Selanjutnya, DD Sumsel kembali akan menggalang dana dan berharap masyarakat Sumsel bisa memberikan donasi untuk meringankan beban para korban banjir bandang di Lahat.
Sementara itu, di tempat berbeda, Klinik Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) yang menerjunkan dokter Emir, Randy (perawat), Rio (perawat) dan Aryadi Ali Usman, terus bekerja memberikan pengobatan gratis buat mereka yang terkena dampak banjir. Tim LKC memusatkan layanan pengobatan di Desa Gunung Kembang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat. Daerah ini dipilih karena warga disini mulai mengeluhkan gatal-gatal, diare, batuk, flu dan demam.
“Dokter dan perawat kita perbantukan untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan buat korban banjir di Lahat,” kata Supervisor Klinik LKC DD Sumsel Uswatun Hasannah.
Sebelumnya, Klinik LKC telah menerima laporan dari tim assessment jika di Desa Kembang, Kecamatan Kikim Timur, mengalami kerusakan cukup parah akibat banjir bandang. Kondisi kesehatan warga pun mulai menurun.
“Sehingga kita adakan giat aksi layanan kesehatan kepada korban banjir bandang,” ujarnya. (ije)
















