JOGJA, fornews.co — Suasana berbeda terlihat di bantaran Sungai Winongo, tepatnya di ruang terbuka hijau Grojogan Tanjung, Patangpuluhan, Wirobrajan pada Selasa sore, 28 April.
Usai pelantikan ratusan pejabat struktural, Pemerintah Kota Jogja menggelar aksi pelepasan ikan sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, melantik sebanyak 106 aparatur sipil negara (ASN) yang terdiri dari pejabat administrator, pengawas, kepala puskesmas, serta jajaran direksi dan komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Pelantikan ini dilakukan di ruang terbuka, berbeda dari biasanya, dengan tujuan mendekatkan ASN pada kondisi riil masyarakat dan lingkungan.
Usai prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, para pejabat yang baru dilantik bersama-sama menebar sekira 1.600 ekor ikan air tawar jenis nilem ke Sungai Winongo.
Hasto menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai “proenvironment” dan “propoor” kepada para ASN.
Ia menilai masih ada pegawai yang belum memahami kondisi lapangan, termasuk persoalan lingkungan sungai dan kemiskinan di perkotaan.
“Melalui kegiatan ini, saya ingin para pejabat lebih peduli terhadap lingkungan dan masyarakat, terutama yang berada di bantaran sungai,” ujar Hasto.
Menurutnya, jika nilai kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sudah tertanam, maka program lain seperti penciptaan lapangan kerja (projob) dan pertumbuhan ekonomi (progrowth) akan lebih mudah dijalankan secara terpadu lintas sektor.
Selain itu, Hasto juga mengajak para pejabat untuk menjaga integritas, profesionalitas, dan terus hadir di tengah masyarakat.
Ia berharap kegiatan seperti pelepasan ikan dapat menjadi langkah awal untuk aksi nyata lainnya, seperti kerja bakti membersihkan sungai hingga membantu warga kurang mampu.
Pejabat yang dilantik menyambut positif konsep pelantikan yang dilakukan di ruang terbuka tersebut. Kegiatan itu dinilai membuka wawasan ASN terhadap kondisi di pinggiran kota yang masih membutuhkan perhatian.
Kata mereka, dengan melihat langsung kondisi di bantaran sungai menumbuhkan kesadaran bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki.
Melalui kegiatan pelepasan ikan ini, Pemerintah Kota Jogja berharap Sungai Winongo tidak hanya menjadi bagian dari ekosistem kota, tetapi juga simbol kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
















