KAYUAGUNG, fornews.co – Petugas dari Polsek Pedamaran Timur meringkus Wely (20) yang diduga melakukan pencurian bahan material pembangunan jalan tol trans Sumatra Sesi III milik PT Waskita Karya di wilayah Kecamatan Pedamaran. Aksi penangkapan warga Desa Kayulabu, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) ini berlangsung dramatis.
“Pelaku diamankan jajaran Polsek Pedamaran Timur, Selasa (2/10). Saat itu, jajaran kami mendapatkan informasi dari pihak Waskita bahwa telah terjadi pencurian besi di area sesi III, Pedamaran,” kata Kapolres OKI AKBP Ade Harianto melalui Kasubag Humas Ipda Ilham Parlindungan, Rabu (3/10).
Berdasarkan informasi awal yang didapatkan, pelaku melarikan diri ke arah Pedamaran Timur. “Kapolsek Petir bersama anggota langsung melakukan penelusuran dan terduga pelaku ini berhasil ditemukan sehingga terjadi kejar-kejaran antara polisi dan pelaku,” sambungnya.
Tak berapa lama terjadi aksi kejar-kejaran, lanjut Ilham, Wely terjatuh dari sepeda motornya. Kesempatan ini tak disia-siakan petugas untuk meringkusnya. Dari tangan Wely petugas mengamankan sepucuk pistol airsoft gun jenis revolver.
“Dari interogasi awal, pelaku mengaku bahwa barang curian tersebut akan dijual kepada salah seorang warga yang ada di Desa Sumber Hidup. Petugas yang melakukan pengembangan lebih lanjut mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada tumpukan besi yang disimpan di dalam kebun karet di Desa Kayulabu,” katanya.
Setelah dilakukan penelusuran dan pemeriksaan, polisi mengamankan sebanyak empat ton besi tanpa pemiliknya dengan ciri-ciri yang sama dengan milik PT Waskita Karya. “Saat ini baik pelaku maupun barang bukti diamankan di Mapolsek Pedamaran Timur untuk menjalani proses lebih lanjut,” pungkasnya. (riy)

















