PALEMBANG, fornews.co – Penyerang Sriwijaya FC, Alberto Goncalves, akhirnya mendapatkan kesempatan membela tim nasional pertama kalinya. Tapi bukan timnas Brasil negara kelahirannya akan tetapi panggilan itu datang dari Indonesia. Pemain naturalisasi ini akan memperkuat timnas U23 pada laga persahabatan kontra Thailand U23 di Stadion Gelora Bung Karno, 31 Mei dan 3 Juni 2018.
Beto mengaku senang dan sempat tidak percaya akhirnya mendapat panggilan timnas untuk pertama kalinya. Karena sebagai pemain sepak bola profesional, masuk skuat timnas merupakan suatu kebanggaan dan tujuan.
“Di Brasil, waktu kita mulai main bola tujuannya pertama masuk tim nasional. Selain itu sebagai pemain pasti ingin menjadi juara, ingin jadi top skor tapi yang paling penting sampai timnas. Kalau sudah gabung timnas itu yang paling top,” kata pemain kelahiran Belem, Brasil ini.
Berkesempatan membela timnas, Beto menyatakan tidak banyak persiapan yang dilakukannya. Sebab, menurutnya, bermain di timnas maupun klub tak ada bedanya. Sehingga apa yang telah dilakukan Beto di klub akan dilakukannya juga di timnas.
“Jadi sekarang saya punya kesempatan masuk timnas Indonesia saya senang sekali. Dimanapun saya berada saya selalu kerja untuk tim, di timnas sama juga saya kerja untuk tim, bantu timnas. Siapapun ada disana di samping saya, yang penting kerja sama untuk tim. Saya kesana fokus saja, apa yang saya buat di Sriwijaya FC pasti saya bawa kesana, kerja sama, kerja keras selama 90 menit di setiap pertandingan dan 100% di latihan,” tutur langganan top skor di kompetisi dan turnamen Indonesia ini.
Menurut Beto, sebagai pemain senior, pengalamannya sebagai pesepakbola selama 20 tahun akan dibagikan kepada pemain muda agar mereka berkembang menjadi pemain yang lebih baik ke depan. Beto ingin pesepakbola muda tahu cara bersikap baik di dalam maupun luar lapangan.
“Karena dulu saya juga seperti mereka, masih muda, pikirannya hanya main dan main bola saja. Saya juga sering sampaikan kepada teman-teman di bawah 20 tahun kata-kata positif untuk mereka. Bukan hanya soal sepak bola tapi bagaimana mereka berperilaku di dalam maupun luar lapangan,” katanya. (ije)

















