
BATURAJA-Ratusan massa yang diketahui warga Kecamatan Lubukbatang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menyerbu rumah dinas Wakil Bupati (Wabup) setempat Drs Johan Anuar SH MM, Senin (19/12) malam. Akibat aksi massa tersebut, Wabup melaporkannya ke Mapolres OKU, Selasa (20/12) atas pengerusakan dan mengganggu keamanan.
Informasi yang dihimpun fornews.co, massa memaksa masuk ke rumah dinas, ketika Wabup masih berada di Rumah Dinas Bupati. Istri Wabup Heny Johan, yang saat itu berada di rumah dinas tidak berani keluar untuk menghindari kemungkinan tidak diinginkan terjadi. Bahkan, nyaris saja terjadi baku hantam massa dengan penjaga.
“Saya melapor, ya, rupanya ada kaca jendela bagian belakang rumah dina yang pecah berkeping-keping. Diduga terkait dengan insiden malam tadi,” ujarnya kepada wartawan saat ditemui di Mapolres.
Namun, dalam laporannya, Johan belum menyebut oknum. Dirinya hanya melaporkan akibat ulah sekelompok orang. Usai melapor, Johan enggan bicara panjang lebar penyebab atas apa yang menimpa rumah dinasnya. “Kok tahulah kalian dari saya. Tidak ada penyerbuan apalagi penyerangan. Tulis saja apa yang kamu tahu,” ujar Johan bergegas naik ke mobil dinasnya.
Bertolaknya Johan dari Mapolres ternyata juga diiringi oleh petugas SPKT. Wartawan pun ikut mengiring dari belakang hingga menuju rumah dinas Wabup di Kemelak. Sampai di lokasi, petugas SPKT, unit Reskrim dan Inafis langsung melakukan olah TKP. Terpantau petugas mengamankan sebongkah batu besar yang diduga digunakan untuk merusak kaca. Termasuk juga mengamankan kepingan pecahan kaca.
Sementara, Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan melalui Ka SPKT Aiptu R Panggabean membenarkan adanya laporan Wabup OKU, tersebut. “Ya, pelajaran pasal 170 tentang Pengerusakan terhadap barang. Indikasi aktor belum tahu. Karena tersangka yang dilaporkan yakni sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya,” terangnya.
Informasi yang beredar di tengah masyarakat, massa diduga dikerahkan oleh oknum anggota dewan OKU, yang tidak berkenan seorang pejabat eselon II akan dilengserkan pada rencana reshiffle akhir tahun ini. Massa datang ke rumah dinas Wabup, dengan mengendarai sepeda motor, mobil pickup dan mobil pribadi. (ibr)
















