PALEMBANG, fornews.co – Sebanyak 2.000 anggota TNI jajaran Kodam II/Sriwijaya dan anggota Polri jajaran Polda Sumsel divaksinasi Covid-19 secara massal di Gedung Warsito Komplek Pakri Palembang, Kamis (4/3/2021). Setelah divaksin, para anggota TNI – Polri ini akan disebar membantu Pemerintah melakukan tracing kontak erat kasus positif Covid-19.
Pelaksanaan vaksinasi 2.000 anggota TNI – Polri ini selain ditinjau Gubernur Sumsel Herman Deru, juga dipantau langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, vaksinasi bagi prajurit TNI – Polri ini merupakan tahap II setelah dimulai di beberapa tempat sejak tanggal 1 Maret 2021. Menurutnya, yang menjadi prioritas pada tahap ini adalah para Babinsa, Babinpotmar dan Babinpotdirga serta para Bhabinkamtibmas yang merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro.
“Diharapkan setelah melaksanakan vaksinasi ini, (para prajurit) langsung diterjunkan di beberapa Puskesmas untuk melakukan tracing dan membantu penegakan protokol kesehatan,” ujar Panglima TNI.
Gubernur Sumsel Herman Deru mengapresiasi keterlibatan TNI dan Polri dalam proses vaksinasi di Provinsi Sumsel. Hal ini merupakan upaya untuk mempercepat realisasi target vaksinasi yang telah dicanangkan. Deru mengatakan, untuk Provinsi Sumsel saat ini progres vaksinasi vaksin untuk tenaga kesehatan mencapai 100.200 vial yang sudah divaksin 88,3%.
“Hari ini 2.000 personel TNI dan Polri di Sumsel divaksin mulai dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, Babinpotmar, dan Babinpotdirga, yang merupakan ujung tombak. Kemarin kita juga telah berikan vaksin bagi para pedagang pasar. Harapan kita Babinsa dan Bhabinkamtibmas dapat bekerja maksimal membantu Satgas Penanganan Covid-19 Sumsel sebagai salah satu upaya kita mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” pungkasnya. (ije)

















