SEKAYU, fornews.co – Prestasi kembali diraih oleh Pemkab Musi Banyuasin melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Muba yang menerima penghargaan sebagai Dinas Perpustakaan Kabupaten/Kota Terbaik dalam Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di tingkat Nasional dan Perpustakaan Desa Terbaik Nasional Desa Bukit Jaya, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Muba.
Penghargaan disampaikan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Muhamad Syarif Bando di akhir acara Peer Learning Meeting (PLM) secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dan diikuti 32 Dinas Perpustakaan Provinsi, Kota dan Kabupaten, Kamis (3/12). Turut hadir juga Perpustakaan Desa Bukit Jaya, Gajah Mati, Tegal Mulyo, Sumber Rezeki, dan Kelurahan Ngulak.
Kepala DPK Muba Yohanes Yubhar mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah pusat yang telah memilih DPK Muba sebagai Dinas Perpustakaan Kabupaten/Kota Terbaik dalam Implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial di tingkat Nasional dan Desa Perpustakaan Bukit Jaya sebagai Perpustakaan terbaik di tingkat Nasional. Yohanes juga mengucapkan terima kasih telah diundang sebagai narasumber dengan materi Upaya Perpustakaan Membangun Masyarakat melalui Transformasi Digital.
Ia juga menegaskan bahwa ke depan Pemkab Muba melalui DKP Muba akan terus memberikan dan meningkatkan kualitas perpustakaan sehingga semua desa di Kabupaten Muba menerima manfaat dari Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial tersebut.
“Alhamdulillah, kami bersyukur dan berterima kasih atas prestasi yang telah diraih pada saat ini. Prestasi ini tidak lepas dari peran serta dari semua pihak, khususnya dukungan dan support dari Bupati Dodi Reza Alex bersama Wabup Beni Hernedi serta Ketua TP PPK Muba Thia Yufada Dodi Reza. Tentunya, kami akan terus berupaya dan berusaha kedepannya nanti untuk semua Desa di Kabupaten Muba bisa menerima Manfaat Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial,” katanya.
Terpisah, Bupati Muba Dodi Reza Alex memberi apresiasi atas capaian DPK Muba yang artinya Muba mampu menerapkan Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dari kota hingga ke desa-desa.
“Untuk meraih prestasi ini memang tidak mudah karena harus menghadapi seluruh perpustakaan kabupaten/kota se-Indonesia. Kuncinya ada pada komitmen, sinergitas, dan kolaborasi kita semua,” ujar Dodi. (ije)

















