PALEMBANG, fornews.co – Dari 1.600 personel kepolisian di Palembang yang ditugaskan mengamankan ajang Asian Games 2018, separuh di antaranya akan memperkuat pengamanan di Jakabaring Sport City (JSC) yang menjadi pusat kegiatan di Palembang.
Direktur Utama PT Jakabaring Sport City Bambang Supriyanto mengatakan, keamanan dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 menjadi prioritas terkait keberadaan atlet dan ofisial 45 negara peserta yang berpartisipasi.
“Data yg kita terima, di Palembang ada 1.600 personel polisi untuk mengamankan Asian Games 2018. Mereka ini tersebar mulai dari bandara, hingga titik-titik yang perlu diamankan,” ujar Bambang, Selasa (07/08).
Khusus di kompleks JSC yang menjadi pusat kegiatan Asian Games di Palembang, kata Bambang, tentu akan mendapat porsi pengamanan yang lebih besar. Hal itu untuk memberikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi atlet dan ofisial serta pengunjung selama beraktivitas di JSC.
“Di dalam JSC saya mendapat laporan personel kepolisian yang bertugas mencapai 600 hingga 800 personel. Itu termasuk security officer, polisi yang melekat pada masing-masing delegasi,” jelas Bambang.
Diterangkan Bambang, pengamanan Asian Games 2018 merupakan kewenangan sepenuhnya Deputi 4 INASGOC. Meski demikian, PT JSC memiliki sistem pengamanan sendiri yang selama ini telah diterapkan untuk dapat mendukung perhelatan Asian Games 2018.
“Kita ada Pamdal (keamanan internal PT JSC) dari Tangkas yang juga didukung kepolisian. Kita mendukung penuh kerja Deputi 4 yang terdiri dari BAIS (badan intelijen strategis), BIN (badan intelijen negara), TNI, Polri,” tutur Bambang.
Sebelumnya PT JSC dan Polresta Palembang bersepakat tentang pengkondisian keamanan sebelum event Asian Games 2018 digelar. Untuk itulah telah didirikan Pos Polisi (PosPol) di dalam kompleks JSC. (ije)

















