YOGYAKARTA, fornews.co–Puluhan balita di Kampung Gampingan, Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta, mendapatkan paket makanan sehat empat sehat lima sempurna.
Paket makanan berisi sayur, protein, dan buah, itu diberikan oleh para relawan dari warga RW 11 Gampingan.
Warga dengan sukarela membuka dapur balita sehat untuk membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak pada masa pandemi Covid-19.
“Relawan mengumpulkan bahan makanan untuk dimasak dan dibagikan kepada balita,” ungkap Ketua RW 11, Edi Rifantono.
Tidak hanya menerima bahan makanan, imbuhnya, relawan juga menerima uang dari warga yang kemudian dibelikan bahan makanan dan diolah menjadi makanan balita.
Dibentuknya relawan kampung itu, imbuh Edi, karena warganya prihatin dengan kondisi ekonomi tetangganya.

Diakui Ketua RW 11, warganya memiliki kepedulian terhadap masyarakat terdampak pandemi Virus Corona (Covid-19).
“Bantuan uang yang terkumpul selanjutnya dibelikan berbagai bahan makanan untuk diolah di dapur balita sehat,” ungkapnya.
Dengan prinsip ngeluwihi lan bagehi, seluruh bahan baku makanan sehat untuk balita itu merupakan hasil swadaya masyarakat.
Dalam proses pembuatan makanan untuk balita itu, relawan dan warga, secara bergotong-royong saling berbagi tugas.
Mereka membagi dalam beberapa kelompok. Ada yang menyiapkan sayur, telur dan buah.
“Ada warga yang menyiapkan telurnya, ada yang menyiapkan sayur, ada yang menyiapkan buahnya, kemudian dimasak bersama lantas dibagikan kepada balita,” urainya.
Guna memenuhi kebutuhan pakan dan ekonomi, warga Gampingan juga melakukan budidaya ikan jenis lele dengan sistem bioflok.
Warga bahkan membuat lahan sayuran sistem hidroponik agar dapat menghemat pengeluaran sehari-hari.
Dengan lahan sistem hidroponik pertumbuhan dan kualitas panen dapat diatur, dan masa tanamnya pun lebih singkat.
Para relawan di Gampingan berharap, dari gerakan dapur balita sehat, gizi anak dapat terjaga sehingga tidak mengalami kekurangan gizi.

Mengetahui gerakan peduli masyarakat terdampak pandemi di Gampingan, Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, sangat bangga terhadap masyarakat Yogyakarta.
Wakil Wali Kota berharap inovasi yang dilakukan oleh warga Kota ampung Gampingan itu dapat diterapkan oleh seluruh kampung di Kota Yogyakarta.
“Seluruh kampung di Kota Yogyakarta dapat menerapkan rintisan yang telah dilakukan oleh warga Kampung Gampingan,” ucapnya.
Sehingga, sambung Wakil Wali Kota, kampung lain juga dapat mulai membuat lahan sayuran sistem hidroponik sebagai kebutuhan pangan di masa pandemi.
“Karena penanaman sistem hidroponik tidak memerlukan lahan yang besar dan bisa dilakukan hanya melalui rumah tangga,” pungkasnya. (adam)















