PALEMBANG, Fornews.co – Gubernur Sumsel, Herman Deru mengingatkan warga Sumsel untuk tidak melakukan takbiran keliling pada malam Iduladha 1441 Hijriah. Karena dinilai lebih beresiko seperti menimbulkan Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) hingga terpaparnya Virus Corona atau COVID-19.
Herman Deru mengatakan takbiran secara keliling membuat jalanan tidak terkontrol sehingga dapat menimbulkan lakalantas. Selain itu, masyarakat juga rawan terpaparnya COVID-19. Karena itu, dirinya mengimbau takbiran dilakukan dirumah.
“Jadi tidak perlu keliling, cukup takbiran dirumah saja, pakai sound system biar terdengar,” katanya.
Dengan takbiran dirumah maka masyarakat lebih aman serta lebih memaknai Iduladha 1441 Hijriah. Mengingat tahun ini tengah terjadi pandemi COVID-19. Bukan hanya di Sumsel tapi hampir terjadi diseluruh negara di dunia.
“Kami harap tidak ada yang takbiran keliling, apalagi sampai konvoi,” singkatnya.
Ditempat terpisah, Pengurus Masjid SMB II Jayo Wikramo atau Masjid Agung Palembang, Sarnubi mengatakan ditengah pandemi saat ini maka pihaknya juga terpaksa membatasi jemaah yang akan Salat Iduladha di Masjid Agung Palembang.
Dari semula sebanyak 20 ribu, kini hanya dibatasi sekitar 3 ribu. Karena, salat akan dilakukan dikawasan Masjid Agung tidak menggunakan badan jalan. Tujuannya untuk menekan angka penyebaran COVID-19 terutama di Palembang.
“Kami tidak bisa melarang, tapi kalau sampai jemaah salat di badan jalan maka itu bukan tanggung jawab kami,” tutupnya. (lim)

















