PALEMBANG, fornews.co – Wabah gugur daun yang menyerang kebun karet di wilayah Sumatra Selatan berimbas pada merosotnya produksi karet.
Berdasarkan data yang dilansir Dinas Perkebunan Sumsel, produksi karet Sumsel hanya mencapai 583.000 ton per triwulan I/2019. Sebelumnya, sepanjang 2017-2019, produksi karet petani berkisar 971.479 ton.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Sumsel, Rudi Arpian mengatakan, wabah gugur daun ini rata-rata akibat gulma yang sudah menjadi inang. Akibatnya, daun-daun, ranting tanaman karet pun rontok dan mengurangi produksi karet.
“Saat ini produksi karet di Sumsel tinggal 60%,” katanya saat dihubungi, Kamis (25/07).
Dijelaskannya, wabah gugur daun ini terjadi sejak lama. Namun, yang paling tinggi dampaknya pada triwulan I tahun 2019 yakni mencapai 400 ribu hektare. Kebun karet yang terpapar merata di seluruh kabupaten/kota di Sumsel. Karena itu, saat ini pihaknya tengah gencar melakukan sosialisasi agar petani menjaga kebersihan areal kebun karetnya. Dengan begitu, dapat menekan risiko serangan organisme pengganggu serta untuk mendapatkan unsur hara dan sinar matahari.
“Sosialisasi ini sudah dimulai di beberapa daerah seperti Prabumulih, Muratara dan beberapa wilayah lainnya,” terangnya.
Menurut Rudi, untuk menghindari wabah gugur daun ini, petani harus melakukan pembersihan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman, seperti melakukan pencabutan. Kemudian, gulma tersebut dimasukkan ke lubang dan ditimbun dengan tanah sehingga nantinya dapat menjadi pupuk kompos.
Selain melakukan sosialisasi, pihaknya juga memberikan bantuan berupa pupuk. Bantuan ini sebanyak 4 ribu hektare untuk tujuh kabupaten yakni, Banyuasin sebanyak 600 hektare, Muba sebanyak 600 hektare, Ogan Komering Ilir (OKI) sebanyak 500 hektare, Ogan Ilir (OI) sebanyak 600 hektare, Muaraenim sebanyak 600 hektare, Ogan Komering Ulu (OKU) sebanyak 500 hektare dan Musi Rawas sebanyak 600 hektare.
“Dengan bantuan pupuk ini diharapkan tanaman dapat tumbuh dengan optimal,” tutupnya. (alu)

















