PALEMBANG, fornews.co – Pemerintah Kota Palembang segera memberikan suntikan vaksin Covid-19 kepada para guru, sebagai orang-orang yang bekerja untuk pelayanan publik.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Ahmad Zulinto mengungkapkan, terkait vaksinasi untuk guru ini, pihaknya telah mendata secara menyeluruh dan sudah diserahkan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk dievaluasi masuk tahap screening.
“Tercatat sekitar empat ribu guru yang sudah diberikan nama-namanya ke Dinkes Palembang sebagai penerima vaksinasi,” kata Zulinto.
Dia menerangkan, pada tahap awal, nama-nama yang telah diserahkan ke Dinkes Kota adalah semua guru SD sampai SMP. Sedangkan untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) akan menyusul. Pada tahap awal ini juga Disdik Palembang mengutamakan daftar guru dari sekolah negeri terlebih dahulu.
“Untuk guru (sekolah) swasta belum,” ujar dia.
Adapun bagi guru yang tidak mau divaksin, dipastikan Zulinto tidak ada sanksinya. Karena ini tujuannya adalah mengajak serta memotivasi bahwa vaksin ini aman. Apalagi Wali Kota Palembang Harnojoyo sudah divaksin dan aman.
“Belum ada yang ingin kita berikan (sanksi),” tegas Zulinto.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda menyampaikan, pemberian vaksin Covid-19 bagi para guru dijadwalkan pada pelaksanaan vaksinasi tahap awal ini.
“Sebelum April tahun ini guru di Palembang sudah vaksinasi Covid-19,” ujar Finda, panggilan akrabnya.
Ia menyebutkan, pemberian vaksinasi Covid-19 bakal diberikan kepada para guru ASN maupun semua guru honorer yang telah terdaftar sesuai instansi, baik tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di sekolah negeri.
“Jadi, guru masuk tahap pertama setelah Nakes. Termasuk untuk TNI/Polri sebagai orang-orang yang bekerja untuk pelayanan publik,” jelasnya. (yas)

















