PALEMBANG, fornews.co – Berupaya lepas dari tekanan situasi yang tak menguntungkan belakangan ini, Sriwijaya FC bidik hasil positif saat menghadapi PS Bangka Selection pada penyisihan grup 3 wilayah Sumatra Piala Indonesia 2018, Rabu (25/07) sore.
Sayangnya, kekuatan Laskar Wong Kito yang belum pulih setelah hengkangnya 8 pemain reguler, diperparah dengan absennya beberapa pemain karena berbagai sebab. Esteban Vizcarra dan Alberto Goncalves yang diharapkan bisa mendongkrak mental bertanding rekan-rekannya justru tak bisa turun ke lapangan. Vizcarra tak dibawa ke Bangka karena harus menjalani terapi pemulihan cedera yang didapatnya pada laga terakhir kontra Arema FC. Sementara Beto telah memenuhi panggilan timnas U23 yang dipersiapkan turun di Asian Games 2018. Bersama Beto, Zulfiandi juga memperkuat skuat Garuda Muda. Tak cukup sampai disitu, Ichsan Kurniawan pun harus menepi setelah mendapat cedera.
Dengan absennya Ichsan berimbas pada stok gelandang Sriwijaya. Praktis Laskar Wong Kito menyisakan Yuu Hyun-koo, M Rafif Putra Adri, dan Syahrian Abimanyu. Kembalinya Abimanyu ke skuat memang menjadi angin segar mengingat minimnya stok gelandang Sriwijaya saat ini. Satu lagi pemain Sriwijaya yang merapat yaitu Riszky Dwi Ramadhana. Riszky yang sebenarnya masih izin menikah, memutuskan bergabung ke tim karena banyak berkurangnyan pemain Sriwijaya.
Pelatih Sriwijaya FC Rahmad Darmawan menegaskan, meski beda kasta kompetisi, namun bukan berarti Sriwijaya bisa menganggap enteng lawan. Apalagi RD mengaku buta kekuatan lawannya ini. Bahkan RD telah mengingatkan pemainnya untuk mewaspadai motivasi tinggi lawan yang tentunya didukung penuh penonton yang hadir di stadion.
“Hal ini harus diwaspadai dan jangan sampai pemain kehilangan fokus. Sudah banyak contoh klub-klub besar yang justru harus kalah dari lawan yang beda kasta,” ujar RD usai latihan di Stadion Orom Sungai Liat, Selasa (24/07) sore.
Sementara itu, kick-off pertandingan yang seyogianya dimulai pukul 15.30 WIB dimajukan menjadi pukul 15.00 WIB. Hal itu disebabkan berbagai pertimbangan yang diambil panitia pertandingan.
“Kick-off dimajukan setengah jam terkait tayangan live streaming. Selain itu majunya pertandingan sebagai antisipasi perpanjangan waktu bila setelah babak normal skor tetap imbang,” ujar Sekretaris Tim Sriwijaya FC Rizal Darmawan. (ije)

















