PALEMBANG, fornews.co-Pembina Relawan Rakyat Bersatu Sumsel untuk Jokowi, Herman Deru menyatakan, semua pendukung Joko Widodo (Jokowi) harus menghindari hal – hal yang bisa menyebabkan terjadinya down grade terhadap pemilih di Sumsel.
“Harus disadari, memang secara nasional Jokowi menang sekitar 60%, sedangkan lawan 30%, dan sisanya adalah swing voter. Tapi ini fluktuatif, ada saatnya dapat reborn dan ada saatnya ketika salah bertindak maka bisa terjadi down grade. Makanya harus dihindari hal hal yang bisa membuat down grade. Jadi pelajari dulu calon yang kita dukung, karena Jokowi itu rendah diri. Jadi pendukungnnya sombong, maka akan jadi anomali,” ujarnya, saat berbicara pada Deklarasi Tim Pembela Jokowi (TPJ) Sumsel, di Ballroom Selebriti Cafe, Minggu (21/10).
Namun, Gubernur Sumsel itu mengungkapkan, rasa kagum dengan banyaknya relawan yang muncul di Sumsel memberikan dukungan Jokowi. Karena Deru sudah tidak merasa sendirian lagi, seperti saat dirinya menjadi satu-satunya bupati di Sumsel yang menjadi relawan pendukung Jokowo.
“Saya hanya ingin berbagi, bahwa pada 2014 lalu, satu bupati yang mendukung Jokowi hanya Herman Deru. Dulu senyap dan tidak mudah mengajak teman – teman bupati lainnya. Terlebih dulu lawan di dukung partai partai besar.
Namun, ditengah perjalan banyak yang datang bergabung bersama untuk memenangkan pilpres enam bulan ke depan,” ungkapnya.
Tapi, Herman Deru menegaskan, kepada semua pendukung untuk harus memenangkan Jokowi secara konkrit. Karena Jokowi itu bukan mau disenangkan, tapi dimenangkan.
“Tapi tidak mudah meyakinkan kawan kawan. Memang secara nasional survei Jokowi bagus, namun untuk Sumsel kita harus bekerja keras,” tegasnya.
Koordinator Daerah TPJ Sumsel, Novriansyah Bastari, SH, MH mengatakan, bahwa tim pembela ini untuk menjaga marwah Jokowi sebagai presiden.
“Tugas kita ya menyisir segala hal yang menjatuhkan marwah presiden hingga ke media sosial, seperti hoax dan lainnya. Di Indonesia sudah terbantuk tim pembela di 12 dan di Sumsel ke 13, nanti dibentuk di kota/kabupaten di Sumsel. Sumsel sendiri sudah lebih dari 25 anggota yang semuanya lawyer. Tim ini isinya harus lawyer,” tandasnya.(tul)

















