
PALEMBANG, fornews.co-Usai bubaran Solat Jumat (23/06) di Masjid Agung Palembang, terlihat dua tokoh masyarakat Sumsel yang berkiprah di Jakarta, asik berbincang dengan Wali Kota Palembang Harnojoyo dan Ketua Yayasan Masjid Agung Ansori Madani.
Tokoh tersebut, Agung Firman Sampurna (Anggota 1 BPK RI) dan Fauzi H Amro(Anggota DPR RI asal Sumsel), nampak lagi mengumumkan sesuatu kepada jamaah Masjid Agung. Mereka juga didampingi Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda.
“Kegiatan pembersihan dan pengecatan Masjid Agung ini muncul dari spontanitas hasil dari diskusi dua minggu lalu. Alhamdulilah, ternyata ada yang sudah melakukan pengecatan. Kegiatan ini sangat baik dan mendapat dukungan. Tak lupa kami ucapkan terima kasih pada Wali Kota Palembang, Ketua Yayasan Masjid Agung, Ketua DPRD Sumsel, Ketua Karang Taruna Sumsel, serta semua jamaah masjid,” terang Agung, kepada warga dan jamaah Masjid Agung, Jumat (23/06).
Agung mengungkapkan, terselenggaranya kegiatan ini merupakan bukti bahwa pemimpin umat di Palembang punya ikatan yang baik dalam melakukan amal makruf nahi munkar. “Semoga usia dan kesehatan ini bisa dimanfaatkan untuk sebaik baiknya. Ini juga menjadi, bahwa masyarakat Sumsel memiliki ikatan kebangsaan yang kuat, hingga tak ada satupun kejadian yang bisa merusak persatuan umat,” ungkapnya.
Sudah tentu, jelas Agung, tujuan dari kegiatan ini, selain menjalankan ibadah puasa, pihaknya mengajak jamaah untuk membersihkan lingkungan, yang disimbolkan membersihkan Masjid Agung, serta menyiapkan rumah ibadah ini untuk solat Idul Fitri.
“Untuk pengecatan warna putih, sebagai tanda agar amal kita semua kembali menjadi putih bersih. Kemudian, pembersihan sekitar masjid dengan memotong rumput dan terakhir pembagian takjil untuk masyarakat yang melakukan itikaf di Masjid Agung. Semoga dengan niat tulus dan ikhlas dan hati yang bersih, kegiatan ini bisa diterima Allah,” jelasnya.

Kemudian, Anggota DPR RI Fauzi Amro menuturkan, kegiatan ini menjadikan sebuah semangat baru, khususnya pada hari Jumat. Anggota Komisi V DPR RI ini bahkan mengingatkan para tokoh Sumsel yang ada di Jakarta, untuk selalu ingat pulang kampung dan bersama membersihkan Masjid Agung.
“Jelas kegiatan ini menjadikan satu semangat baru bagi kita semua. Ya kita berhadap kawan-kawan yang selama ini ada di Jakarta, mari bersama-sama masyarakat Sumsel untuk selalu membersihkan masjid yang kita banggakan ini,” tuturnya.
Sementara, Ketua DPRD Sumsel HM Giri Ramanda menerangkan, sebenarnya kegiatan pembersihan Masjid Agung ini memang selalu dan terus dilakukan Pemkot dan Pengurus Masjid Agung sendiri. “Kalau untuk perbaikan-perbaikan dari bagian masjid yang sudah rusak, kami sudah membicarakannya kepada Biro Kesra Pemprov Sumsel. Artinya, sudah ada komunikasi dengan baik untuk perbaikan Masjid Agung ini,” terangnya.

Walikota Palembang Harnojoyo, yang memang sudah bergabung bersama para tokoh Sumsel tersebut, menyambut baik gagasan dari kegiatan pembersihan masjid terbesar di Bumi Sriwijaya tersebut. “Kita selalu melakukan ini tiap tahun. Tapi, adanya ide dan gagasan dari para tokoh Sumsel yang berkiprah di tingkat nasional ini, membuat kita semakin bergairah. Ini satu bentuk kepedulian Wong Sumsel yang tak melupakan daerah mereka. Mari kita sama-sama terus memakmurkan masjid kebanggaan Sumsel ini,” katanya.
Menanggapi semua kegiatan dan ide positif dari tokoh Sumsel tersebut, Ketua Yayasan Masjid Agung Ansori Madani menyampaikan, penghargaan setinggi tingginya terhadap kegiatan ini. “Artinya menjalani Bulan Ramadan ini, tentu dengan melakukan banyak ibadah dan amal. Sebenarnya kami selalu melakukan kegiatan kegiatan pembersihan menghindari najis. Tapi, dengan kegiatan ini, tentu dapat meringankan kami,” tandasnya. (tul)
















