
Presiden Jokowi saat resmikan proyek infrastruktur kelistrikan bagi Papua dan Papua Barat, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (17/10) sore. (foto:bpmi setpres/rusman)
YAHUKIMO-Tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Papua dan Papua Barat, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung meresmikan harga BBM satu harga dan meresmikan Bandar Udara Nop Goliat Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Selasa (18/10).
Hal ini perlu dilakukan oleh Presiden mengingat selama ini terjadi ketidakadilan harga. “Di Jawa hanya Rp7.000 per liter, di sini ada yang sampai Rp100.000 per liter. Di Wamena Rp60.000 hingga Rp70.000 per liter. Saya tidak bisa seperti itu. Kalau di (wilayah) barat dan tengah (Rp7.000), ya di sini harusnya sama harganya,” ujar Jokowi, seperti dikutip setkab.go.id.
Jokowi melanjutkan, upaya untuk menyamakan harga BBM di Papua dan Papua Barat dengan wilayah lainnya di Indonesia tidaklah mudah. “Dirut Pertamina menyampaikan ke saya kalau harga Rp7.000 per liter maka ruginya banyak,” katanya.
Atas dasar itu, Jokowi meminta kepada Dirut Pertamina untuk mencari solusi agar segera diwujudkan harga yang sama untuk BBM di seluruh wilayah tanah air. Jokowi menggambarkan bahwa masalah satu harga, bukanlah masalah untung rugi, tapi dengan adanya kesamaan harga pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Harganya harus sama dan diharapkan akan ada pergerakan ekonomi di sini (Papua). (Pasokan) listrik berlebih, harga BBM sama maka akan terjadi pergerakan ekonomi,” ujarnnya.
Sementara, Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Setpres, Bey Machmudin menjelaskan, selain mecanangkan program satu harga BBM di Papua dan meresmikan Bandar Udara Nop Goliat Dekai, kunjungannya Presiden Jokowi ke Yahukimo juga ingin melihat langsung pesawat pengangkut BBM, yaitu Air Tractor AT-802 dan meninjau terminal bandara yang baru diresmikannya.
“Sebelum meninggalkan Yahukimo, Presiden akan menyaksikan Pembagian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil, balita dan anak-anak sekolah di Lapangan Yahukimo Bangkit, Yahukimo,” jelasnya.
Dari Yahukimo, Presiden dan Iriana Joko Widodo akan melanjutkan perjalanannya menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Provinsi Sulawesi Utara, untuk menyerahkan Sertipikat Tanah Program Strategis Tahun 2016 di Pendopo Kantor Bupati Minahasa Utara. “Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan akan bermalam di Manado,” tukasnya, seraya menambahkan, pada Rabu (19/10) besok sebelum kembali ke Jakarta, Presiden Jokowi direncanakan akan meresmikan Bandara Miangas. (tul)
Presiden Jokowi saat resmikan proyek infrastruktur kelistrikan bagi Papua dan Papua Barat, di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (17/10) sore. (foto:bpmi setpres/rusman)















