SEKAYU, fornews.co – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Musi Banyuasin merilis update COVID-19 per Minggu 31 Mei 2020. Satu pasien meninggal dan dua lainnya dinyatakan sembuh.
“Kasus positif 04 seorang laki-laki berusia 23 tahun meninggal dunia hari ini. Sebelumnya, pasien tersebut dirawat intensif di RSUD Bayung Lencir. Dari hasil swab test tanggal 16 dan 17 Mei 2020 yang diterima dari BBLK Palembang 30 Mei 2020, pasien ini dinyatakan negatif atau sembuh dari COVID-19. Oleh karenanya, status kematian yang bersangkutan masih dalam pendalaman pihak rumah sakit ” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Muba dr Povi Pada Indarta, Minggu (31/05).
Menurut Povi, jenazah pasien kasus 04 akan dibawa oleh pihak keluarga melalui jalur darat ke kampung halaman di Deli Serdang, Sumatra Utara untuk dimakamkan.
“Jenazah dibawa pakai ambulans dan sudah diberangkatkan dari RSUD Bayung Lencir sore ini,” kata Povi.
Sementara itu, 2 pasien COVID-19 yang sembuh yaitu kasus 03 (PDP 37) dan kasus 09 (PDP 68). Kasus 03 menjalani perawatan di RSUD Sungai Lilin dan telah dilakukan dua kali swab test tanggal 24 Mei dan 28 Mei 2020. Dari hasil yang dirilis oleh BBLK pada tanggal 29 Mei 2020 pasien tersebut negatif.
Untuk kasus 09 (PDP 68), seorang warga NTB yang bekerja sebagai sub kontraktor Pertamina EP Ramba Field dinyatakan sembuh oleh RS Siloam Sriwijaya Palembang pada tanggal 29 Mei 2020, setelah swab test yang dilakukan 23 Mei dan 28 Mei 2020 hasilnya negatif. Pasien pun telah keluar dari RS Siloam Sriwijaya Palembang, Sabtu (30/05).
Secara akumulasi, lanjut Povi, saat ini tercatat ada 4 kasus positif COVID-19 di Muba yang telah dinyatakan sembuh. Yakni kasus 01 laki-laki umur 24 tahun asal Sekayu, kasus 02 laki-laki umur 41 tahun asal Jambi, kasus 03 perempuan umur 29 tahun asal Sungai Lilin, dan kasus 09 laki-laki umur 41 pekerja subkon PT Pertamina EP Ramba Field asal NTB.
“Hingga 31 Mei 2020, di Muba tercatat ada sebanyak 340 ODP selesai dilakukan pengawasan 312 dan masih proses pemantauan 28 orang. Sedangkan OTG berjumlah 191, telah selesai dilakukan pengawasan sebanyak 123 orang dan 58 orang dalam pemantauan. Untuk PDP ada 77 orang di mana 41 orang selesai pengawasan dan 36 orang proses pengawasan,” tukasnya. (ije)
















