INDRALAYA, fornews.co – Sebuah truk pengangkut batu bara dengan nopol B 9216 BYY, mengalami kecelakaan tunggal di jalan Palembang-Indaralaya tak jauh dari simpang Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Ogan Ilir. Truk tanpa muatan itu menghantam pagar jembatan dan nyemplung ke rawa.
Dari keterangan pengemudinya, Rian (25), kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB, Minggu (04/02/2018), sepulangnya membongkar batu bara di Palembang dan hendak pulang ke Prabumulih.
“Aku balik dari bongkar batu bara di Palembang, mau pulang ke Prabumulih. Saat di jalan ini (TKP) ada mobil fuso pengangkut tanah nyalip ngebut karena menghindari mobil fuso juga dari arah berlawanan (Indralaya-Palembang), untung aku bisa ngelak. Mobil itu memang ngebut karena jalanan sepi dan ngelakson angin pula, jadi tambah kaget,” ungkap Rian ditemui fornews.co di TKP.
Pantauan di lapangan, mobil tersebut masuk ke rawa-rawa setelah menghantam pagar jembatan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja, hingga saat ini mobil tersebut belum bisa dievakuasi.
“Kami tidak bisa ngangkat mobil ini, mau derek mobil tidak ada uang, jadi mau nelpon pihak perusahaan dulu ngangkat mobil ini,” terang Rian seraya mengatakan bahwa mobil batu bara tersebut milik PT Sinar Surya Indotrans di Merapi, Lahat.
Pada kejadian itu, Rian tidak sendirian. Dia bersama adiknya Riko (24), namun dengan mengemudikan mobil yang berbeda. “Kalau aku bawa mobil lebih duluan dari kakak, waktu terdengar kejadian ini aku mundur dan aku lihat mobil kakak terbalik,” timpal Riko. (bas)

















