
PALEMBANG, fornews.co-Wali Kota Pagaralam Hj Ida Fitriati, selalu mencermati dengan bijak semua gesekan-gesekan politik, jelang suksesi pilkada Pagaralam 2018 mendatang.
Seperti beberapa isu yang kerap menghampiri Ida di media sosial (medsos) facebook, yakni isu yang menggiring Ida sebagai pemimpin perempuan dan asal-usul keluarga. Isu tersebut, terus dihembuskan beberapa pihak yang mungkin pendukung dari rival politiknya.
“Demokrasi di Pagaralam itu tinggi. Lihat saja, sebelumnya ada sembilan pasang calon, tapi masyarakat tetap menjatuhkan pilihan ke seorang ibu. Jadi, kalau muncul isu tentang gender atau pemimpin perempuan, itu sudah tak digubris masyarakat Pagaralam lagi,” ujarnya, saat berada di Sekretariat DPW Perindo Sumsel, Senin (12/06).
Menurut Ida, masyarakat Pagaralam sekarang sudah cerdas dan mengetahui apa yang mereka inginkan. “Memang pemimpin perempuan di Sumsel ini masih langka dan hanya terjadi khusus di Pagaralam. Mata pilihnya juga kecil, sekitar 104 ribu, tapi masyarakatnya tahu, walaupun kekeluargaan di Pagaralam itu kuat,” katanya.
Tentang Pagaralam sendiri, terang Ida, kota ini memiliki potensi besar khusus pada beberapa sektor, salah satunya sektor pariwisata. Dengan dianugerahinya alam indah dan megalit yang terhampar, tentu akan bisa menjadi jualan Pagaralam, terhadap pengembangan wisata.
Kemudian, hasil pertanian yang bagus dan baik, insyaallah membuat masyarakat Pagaralam bisa mensejahterakan mereka sendiri. dengan catatan, kalau semuanya dikelola dengan maksimal.
“Sudah tentu, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Semua harus membangun dan bergerak bersama. Pagaralam harus membuka banyak kerjasama dengan pihak lain. Seluruh stakeholder juga harus bekerja,” terangnya. (tul)

















