
PALEMBANG- PT Bank Central Asia Tbk (BCA) intens memberikan dukungannya terhadap pengembangan pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia di Indonesia. Setelah sebelumnya menyerahkan Beasiswa Bakti BCA kepada mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia, Universitas Udayana, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, dan Universitas Mulawarman, hari ini, Selasa (22/11).
BCA melanjutkan pemberian beasiswa kepada mahasiswa berprestasi dari Universitas Sriwijaya, Palembang. Beasiswa Bakti BCA senilai Rp150juta itu diserahkan secara simbolis oleh Kepala BCA Kantor Cabang Utama (KCU) Palembang Octovianus, dan Kepala BCA KCU Masjid Lama Hartoyo kepada Wakil Rektor III Universitas Sriwijaya Moh Zulkarnain di BCA Kantor Wilayah V, Palembang. Dihari yang sama, BCA juga menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi dari Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember di Surabaya.
Kepala BCA Kantor Cabang Utama (KCU) Palembang Octovianus menyatakan, program Beasiswa Bakti BCA ini hadir sebagai bentuk komitmen BCA guna mendukung pengembangan pendidikan dan peningkatan sumber daya manusia di Indonesia. Komitmen itu dalam bentuk pemberian bantuan beasiswa bagi para mahasiswa berprestasi yang memerlukan dukungan finansial untuk dapat secara optimal menuntut ilmu di Perguruan Tinggi Negeri, salah satunya Universitas Sriwijaya. Segala bentuk dukungan terhadap pendidikan dan pengembangan SDM melalui Beasiswa Bakti BCA ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi para pelaku dunia pendidikan untuk mengupayakan pendidikan berkualitas.
“BCA percaya bahwa mahasiswa berprestasi memiliki potensi luar biasa yang harus didukung pengembangannya. Sejak tahun 1999, kami telah bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi untuk menyediakan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi sehingga mereka dapat lebih fokus menimba ilmu tanpa khawatiran kekurangan finansial. Apalagi ke depannya mahasiswa ini akan memasuki dunia kerja, termasuk pula menghadapi persaingan ketat, terutama memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA),”ucap Octovianus didampingi Kepala BCA KCU Masjid Lama Hartoyo.
Dia menjelaskan bahwa beasiswa bakti BCA ini merupakan apresiasi BCA terhadap mahasiswa berprestasi yang membutuhkan dukungan secara finansial untuk melanjutkan dan menyelesaikan pendidikannya.
Tercatat pada tahun 2014, dana dialokasikan untuk program Beasiswa Bakti BCA senilai Rp3,8 Miliar yang disalurkan ke 16 perguruan tinggi negeri. Jumlah tersebut meningkat jadi Rp4,1 Miliar pada tahun 2015 dan terus ditingkatkan kembali pada tahun 2016 yakni menjadi Rp4,25 Miliar.
“Jumlah mahasiswa yang menerima beasiswa pada periode tahun ajaran 2014/2015 adalah sebanyak 481 mahasiswa, 554 mahasiswa untuk periode tahun ajaran 2015/2016, serta 588 mahasiswa untuk periode tahun ajaran 2016/2017,” tuturnya.
Dukungan yang diberikan kepada mahasiswa berprestasi tidak berhenti pada dukungan materiil saja, melainkan secara aktif memberikan pembekalan kepada mahasiswa dengan kemampuan soft skill yang dibutuhkan saat menempuh jenjang perguruan tinggi. Bahkan lebih lagi ketika mahasiswa nantinya memasuki dunia kerja.
Untuk itu, para penerima Beasiswa Bakti BCA dari Universitas Sriwijaya juga berkesempatan untuk mendapatkan sharing langsung dari manajemen BCA serta almamater Universitas Sriwijaya yang sukses meniti karir di BCA.
“Dengan mendengarkan sharing dan mentoring, diharapkan mahasiswa memiliki gambaran mengenai dunia kerja sehingga akan semakin bersemangat ketika mempelajari bidang studinya saat ini untuk masa depan yang lebih baik,”ucap Octovianus.
Dia pun berharap Beasiswa Bakti BCA dapat turut mendukung upaya bersama dalam meningkatkan daya saing serta kualitas sumber daya manusia Indonesia.(fian)
















