BOGOR, fornews.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) diharapkan, memberi perhatian terhadap tanah-tanah hak wilayah kerajaan dan kesultanan.
Selain itu, para raja dan sultan juga mengharapkan pemerintah lebih fokus untuk memberikan kontribusi perhatian kepada kerajaan atau kesultanan yang ada untuk bisa membangun seni budaya yang mengakar dari kerajaan tersebut.
Mewakili para raja dan sultan, Raja Jan Christofer Benyamin dari Kerajaan Babau Kupang, NTT , meyakini, pemerintah akan memberikan perhatian terhadap masalah seni budaya yang mengakar pada kerajaan-kerajaan di Indonesia.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah dimana ada perhatian yang luar biasa. Ke depan, karakter budaya dari bangsa ini melalui kerajaan-kerajaan akan dibangun, dikembangkan dalam rangka untuk potensi wisata yang bisa mendatangkan devisa,” ucap Jan dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (04/01).
Diakui Jan, dalam audiensi tersebut, Presiden tidak banyak berbicara namun merasa senang dan mengatakan bahwa hasil pertemuan itu akan menjadi catatan khusus untuk beliau ke depan.
“Beliau sangat senang dengan pertemuan tadi bahwa apa yang selama ini beliau tidak tahu, beliau bisa menyerap langsung dari sumber, sultan dari kerajaan yang ada di nusantara ini,” terang Jan kepada jurnalis.
Mereka berkomitmen untuk selalu mendukung pemerintah dalam mebangun dan mempersatukan bangsa ini. “Kami ada di belakang pemerintah untuk merealisasi program pemerintah ke depan. Kami siap karena kami merasa pemerintah sudah memperhatikan kami dan tentu itulah kontribusi kami kepada pemerintah saat ini,” katanya.
Menanggapi apa yang disampaikan Presiden Jokowi, terkait upaya pemerintah yang saat ini menggalakkan untuk membangun kembali lahan yang kurang produktif, pihaknya juga akan bergandeng tangan merealisasikannya.
“Lahan-lahan tidur saat ini akan diupayakan bersama-sama dengan pemerintah dan kerajaan tersebut untuk membangun ekonomi rakyat, membangun wisata dalam rangka untuk pengembangan nilai budaya yang asal mulanya tumbuh dari kerajaan itu sendiri,” terang Jan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo(Jokowi) menerima audensi puluhan raja dan sultan dari seluruh Indonesia, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (4/1) siang.
Puluhan raja dan sultan hadir dalam pertemuan tersebut. Mereka berasal dari Sumatra (20 orang), Jawa (17 orang), Bali (tiga orang), Nusa Tenggara Timur (lima orang), Nusa Tenggara Barat (empat orang), Kalimantan (10 orang), Sulawesi (18 orang), Maluku (sembilan orang), dan Papua (dua orang). (ibr/setkab.go.id)

















