PALEMBANG, fornews.co – Sempat unggul cepat atas Thailand tak mampu dipertahankan Indonesia. Thailand yang unggul teknik dan fisik sukses membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan 4-1 atas Indonesia.
Grup B AFF U16 Girls Championship 2018 memainkan laga perdana Rabu (2/5) sore. Laga Indonesia versus Thailand dihelat di Stadion Madya Bumi Sriwijaya, sementara Kamboja kontra Laos dilangsungkan di Jakabaring Athletic Stadium.
Indonesia yang penuh percaya diri mampu mencuri gol cepat melalui Jasmin Sefia di menit 2. Thailand yang difavoritkan sebagi kandidat juara tak mau dipermalukan begitu saja. Terus menggempur pertahanan Indonesia, gol penyeimbang didapatkan Thailand di menit 22 melalui Supapron. Bahkan hanya berselang 6 menit, Thailand berbalik unggul melalui gol Chattaya Pratumkal.
Masuk paruh kedua, pemain Indonesia yang mulai mengendur fisiknya terus dikurung oleh Thailand. Alhasil Thailand berhasil menambah dua gol lagi melalui Pluemjai Sonsawat di menit 67 dan Suchada Khamjaroen menit 74. Hingga wasit meniupkan peluit panjang, tak ada lagi gol tambahan dari masing-masing tim.
Kapten Timnas Indonesia U16, Safira Ika Putri Kartini mengakui bahwa ia dan rekannya terlalu bernafsu menyerang sehingga lupa bertahan. “Dan para pemain di tengah dan belakang banyak ruang yang kosong sehingga pemain Thailand bisa masuk memanfaatkannya,” katanya usai pertandingan.
Pelatih Timnas Indonesia U16, Rully Nere mengatakan, para pemain sebenarnya memiliki motivasi bertanding yang begitu besar. Namun setelah unggul cepat, pemain terlalu asyik menyerang dan melupakan pertahanan.
“Kami hadapi Thailand sebagai juara bertahan. Secara tim sangat baik sekali. Tadi babak pertama dapat imbangi karena buat gol lebih dulu. Tapi pemain cepat puas sehingga lupa pertahanan dan kebobolan dua gol di babak pertama dan kesulitan berkembang di babak kedua,” ujar Rully.
Sementara Pelatih Timnas Thailand U16, Naruephon Kaenson mengatakan, menghadapi Indonesia tidak ada strategi khusus, karena ini adalah pemain baru yang baru bermain bersama secara tim. Diakui Kaenson, anak asuhnya awalnya gugup karena diserang terus oleh tim tuan tumah sehingga gol pun terjadi di menit awal.
“Setelah itu saya beri motivasi agar tidak gugup. Ketika mereka menguasai rasa gugup, terjadilah gol-gol di tim saya,” katanya.
Di pertandingan lain yang mempertemukan Kamboja dan Laos juga diwarnai comeback yang sukses. Laos harus kebobolan di menit 4 setelah pemain Kamboja, Raksmey melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 20 meter yang tak terjangkau kiper Laos.
Namun upaya keras Laos mengejar ketinggalan baru berbuah hasil di menit 43. Gol yang ditunggu itu hadir melalui Inthida Khounsy yang menyambut umpan terobosan dan mengelabui kiper Kamboja, Muoykanha.
Di saat pemain Kamboja mulai kelelahan, pemain Laos memanfaatkannya dengan mencetak 2 gol tambahan melalui Khounsy di menit 65 dan Pe Pe dua menit berselang.
Dengan hasil pertandingan Grup B ini, maka Thailand memimpin klasemen dengan 3 poin (selisih gol 4-1), dilanjutkan Laos di peringkat dua dengan 3 poin (3-1), dan Kamboja 0 poin (1-3) serta Indonesia di dasar klasemen dengan 0 poin (1-4). Peluang Indonesia lolos dari kualifikasi grup pun menipis. Sebab untuk lolos ke semifinal, Indonesia harus menyapu bersih kemenangan di dua laga tersisa kontra Laos dan Kamboja. (ije)
JADWAL AFF U16 GIRLS CHAMPIONSHIP 2018
Kamis, 3 Mei 2018, pukul 15.30 WIB
Grup A
Malaysia vs Filipina (Stadion Madya Bumi Sriwijaya)
Singapore vs Vietnam (Jakabaring Athletic Stadium)

















