PALEMBANG, Fornews.co – Gubernur Sumsel, Herman Deru menginstruksikan rumah sakit di seluruh daerah di Sumsel untuk menambah ruang Intensive Care Unit (ICU). Hal ini menyusul meningkatnya kasus positif virus Corona atau COVID-19 di Sumsel.
“Saya instruksikan setiap rumah sakit menambah ruang ICU untuk perawatan para pasien khususnya COVID-19. Tidak terkecuali, baik rumah sakit di Palembang maupun rumah sakit di kabupaten/kota saya minta untuk tambah ICU,” kata Herman Deru, Selasa (28/04).
Menurutnya, keberlangsungan wabah ini masih belum dapat diprediksi sampai kapan, sehingga setiap langkah yang dilakukan harus selalu dievaluasi berdasarkan perkembangan COVID-19 ini. Dengan kondisi ini, maka semuanya dituntut untuk selalu siap, termasuk menambah ICU di rumah sakit untuk menampung jika pasien yang kondisinya menurun akibat COVID-19.
Ia mengaku penambahan ICU ini bisa dengan memanfaatkan ruangan lain yang masih bisa digunakan, seperti mengubah UGD dan lain sebagainya. “Yang jelas ruang ICU di rumah sakit di Sumsel harus ditambah,” tegasnya.
Ditambahkan HD, setiap daerah di Sumsel dipersilakan untuk mengajukan Alat Pelindung Diri (APD) jika memang ada yang kurang. Baik rumah sakit ataupun Puskesmas. Hal ini guna mendorong percepatan penanganan COVID-19 di Sumsel.
“Jadi silakan ajukan, kita harus maksimalkan penanganan COVID-19 ini,” tutupnya.
Berdasarkan data dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumsel, total Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Sumsel yakni sebanyak 3.699 orang dengan rincian 2.218 orang selesai pemantauan dan 1.481 orang masih dalam proses pemantauan.
Untuk total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yakni sebanyak 182 orang, dengan rincian 105 orang selesai pengawasan dan sisanya 77 orang dalam proses pengawasan. Penambahan PDP baru per Selasa (28/04) yakni sebanyak 18 kasus.
Dari jumlah tersebut, total sampel yang diperiksa yakni sebanyak 741 orang dengan rincian 153 orang dinyatakan negatif, 143 orang dinyatakan positif dan sisanya 445 orang masih dalam proses pemeriksaan. (lim)
















