SEKAYU, fornews.co – Kelompok Nelayan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menerima Bantuan Sarana Pengembangan Usaha Nelayan (BSPUN) berupa kendaraan roda tiga berinsulasi dan chest freezer dari Kementerian Kelautan dan Perikanan yang diinisiasi anggota DPR RI Riezky Aprilia.
Bantuan ini merupakan salah satu bantuan stimulus untuk mendorong Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat pandemi Covid-19. Bantuan ini seharusnya diberikan pada akhir tahun 2020, namun karena barang datang di penghujung tahun dan butuh waktu pengecekan, sehingga baru dibagikan sekarang.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Muba, Selasa (5/1/2021). Hadir pada penyerahan bantuan ini, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Yusuf Amilin, Ketua Komisi II DPRD Muba Muhammad Yamin, dan Plt Kepala Dinas Perikanan Hendra Tris Tomy.
“Adapun kelompok nelayan yang menerima BSPUN dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI ini yaitu, Kelompok Usaha Bersama (KUB) Horas Berkah Bersama di Kelurahan Soak Baru dan KUB Musi Indah Desa Bailangu Kecamatan Sekayu, serta KUB Musi Rawas Maju Desa Terusan Kecamatan Sanga Desa,” ujar Plt Kepala Dinas Perikanan Hendra Tris Tomy.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba, Yusuf Amilin menyampaikan, bantuan stimulus Pemulihan Ekonomi Nasional ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendukung perekonomian yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19. Selain agar nelayan tetap dapat berusaha juga sebagai upaya menjaga ketahanan pangan tetap dapat bergulir.
“Kita sama-sama mengalami kesulitan di tengah badai pandemi. Namun saya minta para nelayan agar selalu optimis dan bersabar menghadapi masa sulit ini. Pemerintah akan selalu hadir dan bersama-sama kita perangi wabah ini,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi II DPRD Muba, Muhammad Yamin mengatakan, pihaknya sebagai wakil rakyat selalu bersinergi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Pemerintah setempat untuk menjawab dan memberikan solusi bagi permasalahan nelayan. Seiring dengan terbitnya Undang-Undang Cipta Kerja, ia yakin kemudahan berusaha di subsektor perikanan tangkap semakin optimal.
“Kita serap seluruh keluhan dan aspirasi nelayan di Kabupaten Muba. Kita juga bersama-sama menjaga teritorial penangkapan ikan karena ini adalah tempat nelayan bekerja. Mari tingkatkan kesadaran lingkungan jangan kita cemari laut kita, karena kualitas ikan yang kita tangkap juga tergantung dari kualitas airnya,” ucapnya. (ije)

















