Kerajinan Gerabah Mengalami Penurun Omzet dan Produksi

matakamera/fornews.co/mushaful imam
Pasangan Yoyok dan Dedek dengan tangannya memproduksi beraneka ragam kerajinan gerabah di rumahnya Jalan Taqwa Mata Merah Lorong Keramik Kelurah Kalidoni Palembang. Dengan bakat yang didapat secara turun temurun dari tempat asalnya di Pleret Purwakarta Jawa Barat pasangan ini mencari napkah di Palembang sejak tahun 1987. matakamera/fornews.co/mushaful imam
matakamera/fornews.co/mushaful imam
Produksi Gerabah yang dilakukan secara tradisional ini mengalami penurunan jumlah produksi akibat musim hujan dimana proses pengeringan sebelum dibakar membutuhkan proses yang lebih lama, selain itu omzet penjualan dipasaran ikut menurun. matakamera/fornews.co/mushaful imam
matakamera/fornews.co/mushaful imam
matakamera/fornews.co/mushaful imam
matakamera/fornews.co/mushaful imam
Berbagai bentuk gerabah seperti tabungan, dan tempat tembuni dijual dengan kisaran harga RP 20.000 hingga Rp 50.000 tergantung ukuran. matakamera/fornews.co/mushaful imam
matakamera/fornews.co/mushaful imam
matakamera/fornews.co/mushaful imam
matakamera/fornews.co/mushaful imam
Industri rumahan seperti ini harusnya mendapatkan perhatian dari pemerintah dan pihak swasta agar dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat. matakamera/fornews.co/mushaful imam